Memilih Jurusan Kuliah

Siswa/i SMA yang telah melaksanakan Ujian Nasional, mulai disibukkan dengan pilihan jurusan kuliah yang akan diambil jika lulus SMA. Ada yang sudah pasti dan yakin dengan pilihannya tetapi ada juga siswa yang masih bingung, ikut2 teman bahkan terpaksa memilih jurusan kuliah karena keinginan orang tua. Jika memilih jurusan kuliah tidak sesuai dengan kepribadian, bakat, minat serta potensi diri bisa menimbulkan beberapa masalah dalam proses belajar nantinya. Salah memilih jurusan kuliah punya dampak yang signifikan terhadap kehidupan masa mendatang.

Saya sendiri dulu pernah mengalami kegalauan memilih jurusan. Saya lulus SMA di tahun 2001. Sejak kecil saya bercita-cita menjadi guru.

Untuk jadi guru, berarti saya masuk FKIP tetapi jurusan apa? Pelajaran apa nantinya yang saya ajarkan ke siswa? Saya pilih2 pelajaran di SMA yang saya sukai dan nilainya lumayan🙂 Pilihan jatuh pada pelajaran Biologi, tetapi di Kota Pontianak tidak ada jurusan itu. Orang tua lebih senang jika saya kuliah di Kota Pontianak, walaupun tidak ada kalimat larangan keras jika saya kuliah di luar kota. FKIP Biologi sebagai pilihan pertama gagal!

STPN menjadi pilihan kedua, karena kalau lulus kuliah tidak repot cari kerja. Tetapi umur saya belum cukup untuk memenuhi syarat mendaftar disana. Pilihan kedua gagal!

Pilihan ketiga ikut tes akademi psioterapi. Ini karena diajak teman, jurusan ini masih jarang peminat, begitu alasannya. Jujur saya tidak berminat dibidang kesehatan dan sekitarnya. Ya sudahlah, siapa tahu lulus. Tetapi hasil tes, saya tidak lulus. Alhamdulillah. Pilihan ketiga gagal!

Tibalah waktunya UMPTN. Saya ikut tes dengan memilih jurusan Ilmu Pertanian.
Tidak begitu suka dengan pertanian, cocok tanam dan sebagainya. Lagi-lagi ini hanya ikutan teman. Saya memilih jurusan ini karena kode angka jurusan pada saat mendaftar unik hehe..alasan yang tidak bagus. Saya lulus UMPTN di UNLAM Banjarmasin. Orang tua mengizinkan saya kuliah disana karena kami 4 tahun pernah tinggal disana. Tetapi saya tidak daftar ulang. Tidak ada minat, bakat dan cita-cita dibidang pertanian. Pilihan keempat gagal!

Selama masa menunggu pengumuman UMPTN, saya telah mendaftar dan mengikuti tes di jurusan Teknik Informatika, STMIK Pontianak. Saya suka dengan komputer. Ketika itu banyak orang yang membicarakan kemajuan teknologi di era millenium. Peluang besar pekerjaan lima tahun kedepan, pikir saya saat itu. Sempat ada keinginan untuk kuliah di INTI Colleges, Malaysia tetapi pasti perlu biaya yang lebih besar. Tidak masalah kuliah di kampus lokal, kan ada internet untuk menjelajah dunia. Kalimat untuk menghibur dan penyemangat diri hehehe…

Tahun 2005 lulus kuliah, langsung kerja di bidang IT sekaligus edukasi yaitu jadi guru komputer. Alhamdulillah, kuliah yang saya jalani bisa menggapai cita-cita yang saya impikan.

Jadi kenali kepribadian, bakat, cita-cita, dan minat agar bisa memilih jurusan yang tepat untuk dijalani.

Semoga bermanfaat🙂

5 thoughts on “Memilih Jurusan Kuliah

  1. Pingback: Cara Mendaftar Kuliah | Nurita Putranti

  2. Apa Happening aku baru ini, saya stumbled atas ini saya harus ditemukan Ini positif berguna dan telah membantu dibantu saya keluar beban. Aku berharap ke
    memberikan kontribusi & bantuan lainnya pelanggan seperti yang dibantu saya.
    Baik pekerjaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s