Laporan Proyek Lagu TIK

Kepada siswa/i SMA Negeri 2 Pontianak kelas X, silahkan mengunduh laporan proyek lagu TIK di bawah ini, beserta link contoh penampilan lagu TIK.

LAPORAN PROYEK LAGU MICROSOFT EXCEL

CONTOH LAGU TIK

Kumpulkan hard copy dan soft copy laporan, paling lama di minggu pertama bulan Oktober 2016 pada saat jadwal pelajaran TIK.

Buku Manual Guru Pembelajar

Buku Manual ini memberikan gambaran rinci tentang teknis penggunaan Guru Pembelajar dengan menggunakan moda online (daring/dalam jaringan).

Memuat penjelasan secara detail tentang pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam Guru Pembelajar moda Daring sesuai dengan petunjuk pelaksanaan Guru Pembelajar secara umum.

Silakan unduh buku manual ini sesuai dengan peruntukkannya.

V-cube Seminar- Audience 2016

Modul dasar TIK GP Daring

Buku Manual Peserta

Buku Manual Pengampu dan Mentor

Buku Manual Admin

Sumber : Buku Manual

Raport UKG 2015

raport ita

Alhamdulillah raport UKG 2015 semua Modul sudah memenuhi.

Untuk mengecek hasil UKG seperti di atas, guru bisa login ke SIM Guru Pembelajar Online (GPO). Setelah login di SIM GPO tersebut, maka akan mengetahui jumlah Kelompok Modul (KM) yang “Memenuhi” standar kelulusan UKG (ditandai dengan warna hitam) dan berapa juga KM yang “Tidak Memenuhi” standar kelulusan Uji Kompetensi Guru (ditandai dengan warna merah atau sering disebut rapor merah hasil UKG).
Continue reading

Peraturan Menteri Berkaitan Kurikulum & Guru

Peraturan Menteri terkait kurikulum dan guru bisa diunduh pasa link di bawah ini :

1). Permen No. 8 Tahun 2016 Tentang Buku Yang Digunakan Oleh Satuan Pendidikan

2). Permen No. 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Sekolah Bagi Siswa Baru

3). Permen No. 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar

4). Permen No. 20 Tahun 2016 Tentang Standar SKL
Continue reading

Kisi-Kisi UAS Sementer Ganjil 2014/2015

Kepada seluruh siswa/i kelas XII SMAN 2 Pontianak :

Kisi-kisi UAS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 pelajaran TIK dan Flash :

Pelajari buku TIK dan Flash.

Tidak ada kisi-kisi secara spesifik sesuai indikator. Ibu sudah memberikan jawaban dari pertanyaan yang ada, siswa/i hanya memilih jawaban yang paling tepat.

Selamat belajar dan semoga sukses 🙂

Gaya Belajar untuk FiaFiz

FiaFiz, begitu kami menyebut nama keduanya yang diambil dari panggilan nama mereka Lutfia dan Hafiz.
Memiliki dua balita yang lucu, menggemaskan, membuat suasana rumah ramai.
Ada saatnya FiaFiz bermain bersama, seperti sekolah-sekolahan, masak-masakan, mobil-mobilan, nonton video dan sebagainya. Ada saatnya salah satu atau bahakan keduanya menangis bersama karena berebut mainan atau ada yang mengganggu lainnya.
Begitulah seru dan bahagia bersama dua balita yang satu perempuan dan yang satu laki-laki.
Perbedaan usia 1,5 tahun membuat mereka bisa bermain bersama, sepantaran untuk belajar juga. Apalagi postur tubuh FiaFiz tidak beda jauh.

Sambil bermain dan belajar, saya mengamati cara atau gaya belajar FiaFiz. Untuk Fia yang berusia 4 tahun lebih menyukai gaya belajar auditory. Fia lebih suka bernyanyi. Ketika saya memintanya belajar membaca, Fia menunggu saya untuk mengajari membaca terlebih dahulu baru Fia mengikuti setelahnya. Fia tidak suka menonton dan menyukai ketenangan saat belajar, hanya bicara dan bercerita berdua ibunya bisa banyak hal yang kami pelajari. Fia sering bercerita menggunakan kata “bilang”. Hal tersebut yang meyakinkan saya bahwa Fia memiliki gaya belajar auditory karena lebih mudah menangkap segal sesuatu yang didengarnya. Saya pun membuat sebagian besar hal yang dipelajari Fia dengan nyanyian. Misalnya untuk menghapal huruf Hijaiyah, kata-kata bahasa Inggris-Indonesia, bahkan menasehati dan membangunkannya tidur di pagi hari menggunakan kata yang merdu dan bernada sesuai selera saya, hahahaha…..

Saya coba terapkan hal serupa pada Fiz (adik Fia) tetapi tidak ada pengaruh yang berarti. Karena Fiz lebih suka menonton gadget atau laptop yang berisi tayangan video atau animasi pembelajaran. Ternyata Fiz (2,5 tahun) memiliki gaya belajar dengan tipe visual. Sama dengan Fia, Fiz juga menyukai ketenangan dalam belajar. Fiz bisa betah bermain gadget animasi huruf atau video upin-ipin lalu jika ditanya apa yang telah ditontonnya maka Fiz bisa bercerita dengan detail. Walaupun belum begitu pasih menyebutkan kata-kata tertentu. Pernah kami pergi undangan di gedung A, ketika bulan berikutnya kami melewati gedung A, Fiz bisa ingat bahwa pernah undangan di gedung tersebut bahkan Fiz bisa tau ada perubahan cat pada gedung A, hehehe…

Begitulah hasil gaya belajar kedua anak saya. Belum tahu apakah gaya belajar tersebut nantinya bisa berganti atau tidak karena saat ini FiaFiz masih balita.