eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

Category Archives: cerita

Kalau suasana hati tidak tenang, saya mudah emosi jiwa saat ada masalah. Apalagi jika ada orang lain yang berbuat tidak baik ke saya.

Sakit hati ketika menyadari kita ditipu atau dibohongi atau dibodohi. Kita menganggap mereka baik. Tapi ternyata ditusuk dari belakang itu sakit.

Allah SWT memberikan petunjuk perihal kelakuan buruk mereka. Sedalam apapun mereka menyimpan rahasia, akhirnya ketahuan juga.

Bukti sudah terkumpul. Bersyukur kondisi lagi goodmood. Berjalan menuju pelaku dengan santai sambil bershalawat. Mereka satu per satu bergegar dan terbata-bata menjawab pertanyaan saya. Berusaha bersikap biasa tapi mereka panik karena ketahuan belangnya, hehehe..

Saya tidak ada berkata kasar, tetap tenang minta mereka membuat laporan sesuai pekerjaan yang telah saya lakukan. Bukan memanipulasi data sekaligus menipu saya.

Kalau saya mau bersikap, berkata bahkan berbuat jahat ke mereka bisa saja. Tapi apa untungnya. Melampiaskan emosi sesaat yang justru menambah masalah.

Saya diam bukan berarti mereka bisa seenaknya memperlakukan saya seperti itu..

Ah sudahlah, lupakan saja perbuatan mereka. Saya yakin Allah SWT Maha Mengetahui. Suatu saat kebenaran akan menang.

Berbagai bayangan balasan perbuatan buruk mereka silih berganti ada dipikiran saya. Tapi semuanya hilang lenyap. Karena saya terbangun dari tidur siang yang lumayan lama.

Mimpi saat tidur siang itu sesuatu.

Semoga bermanfaat 😊

Advertisements

Jam

⁣
Berangkat lebih awal merupakan cara menghindari macet dan bisa sampai tujuan tepat waktu. Lebih baik datang duluan daripada terlambat apalagi ditunggu banyak orang. ⁣
⁣
Karena turun dari rumah lebih awal 20 menit dari biasanya, saya mengendarai motor dengan santai. Menikmati sejuknya pagi hari. Perjalanan senang sambil ngobrol karena belum banyak kendaraan yang lewat. Tiba-tiba mata saya tertuju pada tangan kiri. Ada sesuatu terjadi yaitu saya tidak memakai jam tangan. Panik. Saya bertanya dalam hati, jam saya tinggal di rumah atau jatuh? Ah, sudahlah daripada pusing, saya memutuskan kembali lagi ke rumah. Padahal kami sudah setengah perjalanan. Waktu tempuh untuk bolak balik ke rumah lalu menuju tempat tujuan sekitar setangah jam. Waaaw. Harap-harap cemas, berdoa semoga tidak terlambat dan jam didapat. ⁣
⁣
Kecepatan motor semakin laju. Saya minta anak untuk memeluk erat ibunya yang panik perihal tidak ada jam tangan.⁣
⁣
“Kenapa kita kembali ke rumah lagi, bu? “⁣
⁣
“Ibu mau ambil barang yang ketinggalan dirumah.”⁣
⁣
“Oh, oke.”⁣
⁣
Sampai dirumah, jam tangan masih tergeletak di meja. Oke, aman. Segera ambil jam tangan lalu masukan ke tas. Bergegas mengunci pintu dan kami berangkat ke tempat tujuan. ⁣
⁣
Sama saja waktu berangkat seperti biasanya, malah terlambat karena bolak balik. Perjalanan tidak bisa santai lagi. Kendaraan semakin ramai dan waktu kami semakin singkat agar sampai tepat waktu. Mencari celah untuk menyalip kendaraan di depan kami, berkali-kali bersyukur karena melewati traffic light saat lampu hijau menyala.

Alhamdulillah kami sampai ditujuan tepat waktu. ⁣
⁣
“Apa sih yang ketinggalan dirumah td, bu?”⁣
⁣
“Ini jam tangan, ibu.”⁣
⁣
“Ngapain pulang ke rumah cuma ambil jam tangan? Di hape dan motor ibu kan ada jam.”⁣
⁣
Semoga bermanfaat 😊⁣


⁣
Hampir sebelas tahun masa kerja disini. ⁣
⁣
Di tempat kerja, setiap senin mengikuti upacara bendera. Kegiatan yang telah lama saya tinggalkan sejak lulus SMA.⁣
⁣
Dari sini…⁣
Saya mulai belajar cara bergaul level top and down. Top untuk menyesuaikan karakter rekan kerja yang lebih senior. Usia jauh diatas saya. Down untuk menyesuaikan karakter peserta didik. ⁣
⁣
Berbagai keseruan saya dapatkan. Termasuk momen yang dinantikan yaitu makan bersama. Baik itu, makan gorengan bersama peserta didik ataupun makan bersama rekan kerja sehingga melupakan program diet. Menikmati kehidupan saya sekaligus belajar dari cerita kehidupan orang lain.⁣
⁣
Dari sini… ⁣
Saya bersyukur karena bisa bertemu berbagai karakter orang. Bekerja secara dinamis bukan kerja statis dibalik meja, hehehe.. ⁣
⁣
Sebagai pendidik terus belajar mengenali karakter setiap peserta didik, agar menemukan cara yang sesuai bagi peserta didiknya. ⁣
⁣
Tidak hanya peserta didik yang harus belajar, pendidik pun tetap terus belajar. Pendidik terus belajar mengikuti perkembangan zaman agar menyesuaikan media pembelajaran yang digunakannya. ⁣
⁣
Dari sini… ⁣
Saya cerita setelah upacara bendera. ⁣
πŸ“· karib_smanda
⁣
Semoga bermanfaat 😊⁣


Buku bukan satu-satunya sumber belajar. Dari orang yang bercerita, kita bisa belajar tentang hal yang dibicarakan sekaligus mempelajari karakter lawan bicara. ⁣
⁣
Awalnya risau ada yang menghubungi saya, saat mereka sedang susah atau ada masalah. ⁣
⁣
Saya menampung cerita mereka. ⁣
⁣
Dengarkan. Diam.⁣
⁣
Setelah selesai mereka bercerita, saya berusaha memberikan kritik dan saran. ⁣
⁣
Senang, saat mereka menghubungi kembali dengan kondisi dan situasi yang lebih baik. ⁣
⁣
Setelah itu, mereka senyap dan lenyap di dunia nyata dan maya. Tanpa cerita atau sekedar menanyakan kabar. ⁣
⁣
Saya pun tidak menghubungi mereka. ⁣
⁣
Mereka sudah berhasil melewati rintangan dan tantangan hidup. ⁣
⁣
Mereka mungkin akan menghubungi saya, saat mereka ada masalah atau ada hal yang perlu diceritakan. ⁣
⁣
Akhirnya saya menikmati setiap episode cerita yang mereka sampaikan. ⁣
⁣
Bahagia bisa bermanfaat untuk orang lain dan belajar secara tidak langsung mengenal karakter orang lain dari ceritanya.⁣
⁣
Semoga bermanfaat 😊⁣


Perasaan dan pikiran berbeda. Saling ribut mengutarakan keinginannya. ⁣
⁣
😎 Alhamdulillah ya sist, akhirnya makanan tiba.⁣
⁣
😍 Yoi, bro. Banyak banget sampe empat menu gini.⁣
⁣
😎 Lapar banget sih, tapi apa mampu habiskan semuanya? ⁣
⁣
😍 Perasaan aku bisa, anggap aja rapel makan pagi dan makan siang, bro. ⁣
⁣
😎 Makan yang mana dulu nih? ⁣
⁣
😍 Sepertinya aku mau makan menu cumi spicy sauce. Dari tampilannya aja bikin perasaan tenang. Potongan tomat dan daun kemangi menambah selera makan. Aromanya sedaaaaap. ⁣
⁣
😎 Hhhmm aku ndak suka cumi, kan ada hitam-hitamnya gitu. Aku pilih ayam fillet mentega sauce aja. Coba pikir, ayam fillet kan praktis, sudah digoreng tepung. Tanpa tulang jadi bisa langsung makan semua. Bumbunya meresap.
⁣
😍 Iiihh apaan cumi spicy sauce ini ndak ada hitam-hitamnya. Sudah digoreng gepung juga. Segala macam rempah dipadukan menjadi makanan nusantara yang murah. Aku mau rasa udang blackpaper sauce dulu ya. ⁣
⁣
😎 Pedaaaas kan tuh? Aku ndak suka pedas. Aku makan udang mentega sauce aja. Menurutku ini sehat karena banyak sayurnya. ⁣
⁣
😍 Perasaan ndak ada pedasnya, bro. Blackpapernya terasa, enak banget. ⁣
⁣
😎 Semuanya jadi enak dimakan karena nasinya pulen. Aku pikir pasti berasnya dipilih dari beras pilihan dan berkualitas. ⁣
⁣
😍 Kalau aku rasa makanan ini enak karena bukan hanya nasinya tapi karena racikan bumbu pada ayam atau udang atau cumi dipadukan sauce yang lezat. Makanan itu dirasakan. Nikmati saat makan dengan tenang dan penuh rasa syukur. Bukan dipikirkan. ⁣
⁣
😎 Eits, makan juga perlu dipikirkan kandungan gizinya. Jangan asal enak dan kenyang. Alamak, sist. Empat menu sudah habis nih. ⁣
⁣
😍 Ups..iya bro. Pantesan perut ndak terasa lapar lagi. ⁣
⁣
Saya bukan endorse. Hanya bercerita ributnya perut saat lapar dan perlu TENANG saat makan, hehehe.. ⁣
⁣
Semoga bermanfaat πŸ™‚β£


Banyak yang posting foto sepuluh tahun yang lalu (atau lebih lama dari itu) yang dibandingkan dengan foto tahun ini. Unggahan foto lebih diperjelas pada keterangan captionnya, disertakan pendapat pemilik foto tentang masa lalu dan sekarang. ⁣
⁣
10yearschallenge saya tidak ada foto pribadi. Saya menggunakan logo media sosial yang dipakai untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. ⁣
⁣
Sebelum tahun 2009 saya belajar ngblog bersama para senior @louisewulandari, @pipi3w, @yaserace, @fhernawan dan lain lain yang tidak dapat diketik semua (bilang aja ndak ingat). 😁 Tahun 2009 saya mulai jarang ngblog. Berbagai alasan saya untuk tidak aktif secara maya dan nyata ketika ada kopdar (saya sok sibuk, wkwkwk) ⁣
⁣
Tahun 2019 ini saya aktif di instagram. Berbagi cerita pengetahuan dan pengalaman. Istilah kopdar pada zaman old berubah menjadi mitap pada zaman now.⁣
⁣
Jadi lebih suka kopdar atau mitap? ⁣
⁣
Semoga bermanfaat πŸ™‚β£


⁣
β€œIbu apa kabar?”⁣
β€œIbu sehat?”⁣
β€œMasih ngajar di sekolah kamek dulu, bu?”⁣
β€œRinduuu ibu…”⁣
β€œGimana perkembangan sekolah, bu?”⁣
Pertanyaan-pertanyaan singkat yang saya dengar ketika bertemu alumni.⁣
⁣
Ungkapan lama tidak berjumpa kepada yang berbicara.⁣
Kata-kata tersebut diucapkan alumni saat bertemu saya, saat ketemu di luar sekolah, saat mereka berkunjung ke sekolah untuk melepas rindu suasana sekolah, saat mereka melihat kegiatam ekskul adik-adik kelasnya, saat mereka promosi jenjang pendidikan yang lebih tinggi untuk adik-adik kelasnya, atau saat mereka datang untuk melegalisir ijasah. ⁣
⁣
Bahagia ketika bertemu alumni yang sudah sukses melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau sudah bekerja.⁣
⁣
Ada yang saya kenal dan hapal nama lengkapnya tetapi ada juga alumni yang berpapasan ketemu di luar sekolah masih menyapa, saya mohon maaf untuk bertanya nama dan tamatan tahun berapa, hehehe…⁣
⁣
Rindu alumni yang saat sekolah dekat atau saya pernah menjadi walikelasnya. Mengenal karakter mereka.⁣
Rindu melihat kelakuan manja dan lucu atau buat geram yang bisa memancing emosi ketika mereka masih SMA.⁣
Ada saatnya bertemu dan berpisah.⁣
Setiap tahun berganti peserta didik dan ada alumni baru.⁣
⁣
β€œSemoga sukses kuliah dan kerjanya ya..”⁣
β€œDoakan ibu tetap sehat, nak.”⁣
Kalimat yang sering saya ucapkan ketika bertemu alumni.⁣
⁣
Semoga ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapat di sekolah bisa dimanfaatkan dengan baik. ⁣
Senang masih bisa menjalin silaturahim dan semoga kesuksesan alumni bisa dibagikan ke adik-adik kelas.⁣
⁣
“Siapa yang rindu bertemu Pak Ajau dan Bu Aziz, nak?”, tanya saya ke alumni. ⁣
“Ayoo bu, kita ke ketemu mereka. Kamek jamin lah”, celetuk alumni. ⁣
⁣
Saya bukan Pak Ajau atau Bu Aziz, tapi nama tersebut akan dirindukan para alumni. ⁣
⁣
Semoga bermanfaat πŸ™‚β£

⁣