Posted on May 6, 2009 by eNPe
Tanggal 30 April 2009 sampai 4 Mei 2009 dilakasanakan Natiaonal IT eXpo (NIX) di Pontianak Conv. Center (PCC). Membaca brosur atau spanduk NIX yang disebar dipusat kota Pontianak membuat saya tertarik mengunjungi PCC pada hari pertama. Pengalaman tahun lalu, NIX tidak hanya sekedar pameran produk2 IT **lebih banyak jual komputer dan laptop** tetapi ada seminar nasional. Nah..itu dia yang saya cari. Saat pembukaan NIX berlangsung, saya mengajak suami tercinta mengunjungi PCC, terima kasih banyak buat suami tercinta yang telah bersedia menemani ke PCC sekaligus mendaftarkan saya seminar, huehehehe… Baca Selengkapnya
Filed under: IBSN, belajar, cerita, edukasi, guru, komputer & IT | 3 Comments »
Posted on March 24, 2009 by eNPe
Di sekolah kadang terdapat pengelompokkan tingkat kepintaran siswa berdasarkan kelasnya. Tenaga pendidik yang mengajar pun tidak jarang juga mengklasifikasikan atau membeda-bedakan antara kelas yang satu dengan yang lain. Kelas IPA adalah kumpulan siswa-siswa pintar dan jenius, kelas IPS merupakan kelas menengah yang biasa-biasa saja. Sementara kelas bahasa adalah kelas buangan karena biasanya siswa yang masuk kelas ini adalah siswa-siswa yang tidak mampu untuk masuk kelas IPA dan IPS. Siswa kelas IPA pun merasa lebih istimewa dibanding lainnya, tetapi siswa kelas bahasa merasa minder atau seperti dianak tirikan.
Sungguh ironi jika kita membentuk suatu batasan, kebiasaan atau lingkungan yang mengharuskan kita ada dalam kotak-kotak tertentu. Setiap siswa memiliki keunikan masing-masing. Kelas apapun yang dipilih siswa, tidak serta merta menentukan kepintaran atau kejeniusannya. Ada juga siswa bahasa yang berprestasi sesuai bidangnya. Kebudayaan yang terbentuk selama ini adalah kepintaran seseorang dilihat dari sisi sains atau bidang eksak saja. Kita ambil contoh, Einstein waktu waktu sekolah dianggap idiot, dengan kemandirian dan ketekunannya dalam mengembangkan potensi diri, akhirnya beliau bisa menjadi orang jenius.
Siswa bisa mengembangkan berbagai macam intelegensi dalam dirinya. Seperti penelitian yang dilakukan Howard Gardner bahwa ada delapan macam intelegensi. Penelitian lanjutannya Howard Gardner menambahkan dua macam intelegensi, yaitu :
1. Naturalist Intelligence, kecerdasan ini memungkinkan anak untuk berinteraksi dengan lingkungan.
2. Existential Intelligence, kecerdasan ini muncul ketika seseorang mulai mempertanyakan siapa dirinya? Mengapa ia hidup? Sebuah imajinasi tentang keberadaan dirinya di dunia.
Jadi, kelas IPA, IPS atau Bahasa tidak perlu dibandingkan satu sama lainnya. Sebagai pendidik, kita dapat memfasilitasi dan memotivasi siswa untuk mengembangkan diri terus menerus. Tidak ada orang bodoh di dunia ini, tetapi orang yang tidak mau berkembang. Orang yang tekun akan mengalahkan orang yang mempunyai tingkat kecerdasan yang tinggi.
Wallahu’alam
Filed under: IBSN, baca buku, belajar, edukasi, guru | Tagged: belajar, guru, pengembangan diri, remaja. edukasi, siswa | 17 Comments »
Posted on February 5, 2009 by eNPe
Filed under: IBSN, belajar, eXPi, edukasi, guru | Tagged: bahan ajar, IBSN, prosem, prota, rpp, sekolah, silabus, tik sma | 24 Comments »
Posted on December 6, 2008 by eNPe

Maha Suci Allah
Yang telah menciptakan makhlukNya berpasang – pasangan
Ya Allah
Jika Engkau memperkenankan putra – putri kami : Baca Selengkapnya
Filed under: blogger, eNPe, eXPi, love, religius, suke2 | Tagged: eNPe, love, nikah, undangan | 46 Comments »