RSS

Hari Kartini 2014

Tanggal 21 April 2014 ini para pegawai negeri wanita di lingkungan Provinsi Kalimantan Barat menggunakan kebaya. Surat yang dikelurkan Gubernur Kalimantan Barat sudah beredar di SKPD terkait.

Sekolah ikut memeriahkan hari kartini di tahun 2014. Guru wanita, siswa perempuan diminta menggunakan baju kebaya. Kegiatan belajar mengajar ditiadakan untuk hari ini. Diganti dengan per kelas berupa lomba busana dan lomba membuat nasi goreng.

Siswa perempuan dan guru wanita antusias berkebaya. Bahkan ada yang rela dari subuh antri disalon untuk mempercantik diri. Sampai disekolah, sesi pemotretan pun dilakukan. Jepret sana, jepret sini. Kamera ada dimana-mana untuk mengabadikan momen indah saat menggunakan kebaya, hehe… Bahkan saya malah pangling melihat beberapa siswi yang berdandan cantik, sangat berbeda dari biasanya.

Hari kartini sangat identik dengan emansipasi wanita. Perlakuan yang sama antara wanita dan pria untuk hal tertentu. Tetapi jangan sampai meninggalkan kodrat sebagai wanita.

 
Leave a comment

Posted by on April 21, 2014 in cerita, eNPe

 

Tags: , , ,

Keluarga Satu Kampung

Melunasi hutang satu tulisan.

Ini juga termasuk hutang tulisan, saya menulis pada hari senin tetapi di publish untuk hari minggu.

Merantau keluar kota untuk bekerja atau belajar tanpa keluarga terasa sepi. Tetapi kesepian ditempat rantau bisa terobati ketika bertemu orang yang berasal dari satu daerah asal.

Saudara satu kampung pun terjadi. Keakraban terjalin saat suka dan duka. Sering berkumpul, sharing bersama menjadi lebih mendekatkan sulaturahim. Walaupun tidal ada hubungan darah, tetapi kedekatan hubungan sudah seperti saudara / keluarga. Ya, memang bisa disebut keluarga. Keluarga Satu Kampung.

Berbagai komunitas, perkumpulan, himpunan dan berbagai nama dibentuk untuk mempererat hubungan sesama perantauan.

Semoga hubungan silaturahim para perantauan terus terjalin. :)

 
Leave a comment

Posted by on April 20, 2014 in cerita

 

Tags: ,

Hutang Tulisan

Tulisan ini ditulis pada hari Senin tetapi di publish untuk hari Minggu.

Hari Minggu kemarin saya tidak ada posting tulisan. Waktu yang dilalui begitu padat.

Bangun jam 03.00 subuh langsung ke dapur, masak lalu beres2 rumah. Waktu terus berjalan. Jam menunjukkan pukul 10.00 arisan keluarga dimulai. Sekitar 40an orang hadir dirumah saya. Sebelum azan shalat zuhur berkumandang, arisan telah selesai. Saya pun kembali beres-beres rumah. Istirahat sejenak jam 13.00 ketika menemani dua balita tidur siang. Anak-anak tidur, saya kerja lagi. Sampai sebelum azan maghrib. Setelah maghrib, kami sekeluarga berkunjung kerumah saudara. Pulang kerumah sampai jam 21.00 dan kami langsung tepar, tidur karena kecapekan. Benar-benar kecapekan, lelah fisik. Saya tidur begitu terlelap sampai azan subuh membangunkan saya.

Hari minggu berlalu. Alhasil saya tidak sempat menulis.

Karena menantang diri memposting 2 tulisan / hari. Hari Minggu saya hutang 2 tulisan. Segera dilunasi hari senin.

 
Leave a comment

Posted by on April 20, 2014 in cerita, eNPe

 

Tags: , ,

Ingat Komik Breakshot

Siang ini melihat anak saya bermain bilyard diandroid. Dengan santai anak balita berusia dua tahun membelai layar sentuh, entah melihat posisi stick dan bola atau tidak karena bermain sambil bergurau. Dan tiga kali dorong, bola langsung masuk. Yeah, dapat skor combo. Belum pernah belajar matematika, fisika, sudut pantul dan sudut datang sudah bisa diterapkannya.

Kejadian tersebut mengingatkan saya waktu eSDe dulu. Ketika sore hari, saya sering menyewa komik seputar permainan bilyard yang bernama breakshot. Tetapi saya tidak pernah main bilyard yang nyata. Bermain games diandroid pun tidak selihai anak saya, hehe..

Breakshot adalah salah satu komik favorit saya. Breakshot menceritakan petualangan Chinmi yang masih bersekolah dan suka sekali bermain bilyard. Berbagai petualangan dia temui di meja bilyard, teknik demi teknik hingga dia mengetahui suatu rahasia dibalik tongkat bilyardnya sendiri yang mampu mengeluarkan jurus maut “double head snake”.

 
Leave a comment

Posted by on April 19, 2014 in cerita, eNPe

 

Tags: , , , ,

Nomor HP 11 Digit

Awal tahun 2002 pertama kalinya saya mendapat hadiah handphone. Waktu itu pergi dengan bapak tercinta ke toko handphone. Sedang ada promo beli handphone dapat bonus kartu perdana. Uang hasil “nanggok” (uang dari salam tempel, uang yang diberikan orang tua dan keluarga disaat hari raya idul fitri) digunakan untuk beli handphone seharga satu juta dua ratua ribu rupiah.

Handphone yang dibeli adalah Nokia 3310. Seri handphone yang cukup keren diawal tahun 2002, hehe… Kartu perdana pun diterima sebagai bonus. Ada pilihan nomor yang tersedia, bapak memilihkan nomor berakhiran empat kosong empat.

Kartu perdana yang didapat bernama s**p**i nusantar*. Harga normal simcard dijual seratus ribu rupiah. Masih bersegel dalam kotak hitam. Dalam kotak tersebut, selain simcard juga ada beberapa lembar kertas promosi, cara penggunaan dan nomor penting yang sesuai dengan telkoms** yang mengeluarkan simcard.

Nomor kartu perdana saya sebanyak 11 digit dan mudah diingat (bagi saya).

Sudah dua belas tahun saya gunakan nomor 11 digit itu. Waktu selalu bergerak dan tahun terus berganti, semakin banyak operator yang mengeluarkan berbagai kartu perdana murah meriah. Dilengkapi bonus, paket dan promosi sesuai kebutuhan pengguna. Gratis sekian sms, gratis sekian menit telpon sampai gratis paket internet. Hal tersebut tidak mempengaruhi saya untuk mengganti nomor handphone. Apalagi nomor kartu perdana sekarang panjang dan deretan angkanya tidak mudah diingat kecuali membeli nomor cantik yang harganya lebih mahal. Kartu perdana dijual dengan murah banget. Tidak ada kotak yang membungkus simcard. Hanya kertas biasa, seperti amplop yang didalamnya ada simcard dan keterangan singkat tentang cara penggunaannya. Bahkan kartu perdana pernah dijual dengan harga seribu bagi siswa disekolah dan diberikan gratis untuk guru-guru.

Kartu perdana handphone terus muncul dan saya masih menggunakan nomor handphone 11 digit yang telah digunakan dua belas tahun. :)

 
Leave a comment

Posted by on April 19, 2014 in cerita, eNPe

 

Tags: , ,

Cara Menyelesaikan Pekerjaan

Ada dua tipe orang dalam menyelesaikan pekerjaan. Tipe yang sering dijumpai disekitar kita. Saya istilahkan dengan tipe SBS dan tipe SKS.

1. Tipe SBS (Step By Step).
Orang tipe SBS akan menyelesaikan pekerjaan dengan cara menyicil. Sedikit demi sedikit, perlahan tapi pasti pekerjaan diselesaikan. Orang dengan tipe ini tidak kewalahan jika tiba-tiba mendapat pekerjaan tambahan. Karena pekerjaan rutin yang biasa ditanggungnya sudah dikerjakan sebagian. Jadi tidak terlalu menumpuk pekerjaan. Hanya saja, tipe SBS terlihat selalu sibuk setiap hari karena ada saja pekerjaan yang dilakukannya.

2. Tipe SKS (Sistem Kebut Semalam).
Tipe ini juga banyak yang melakukan. Istilah SKS tidak hanya untuk hal perkuliahan. Tetapi istilah SKS sering digunakan jika orang menyelesaikan pekerjaannya diwaktu yang singkat diakhir batas waktu yang telah ditentukan. Orang tipe SKS, kesehariannya lebih santai karena tidak banyak melakukan pekerjaan. Cenderung menunggu pekerjaan porsi besar baru dikerjakan.

Disaat terakhir, pekerjaan sudah menumpuk, deadline pun sudah menunggu. Orang tipe SKS akan repot dan kewalahan jika diwaktu yang singkat mendapat pekerjaan tambahan karena pekerjaan rutin lainnya yang biasa dikerjakan belum selesai.

Masing-masing orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu pula dalam pemilihan cara menyelesaikan pekerjaan. Tidak hanya dua tipe di atas yang menjadi cara orang untuk menyelesaikan pekerjaan. Mungkin masih ada tipe lain tetapi belum saya ketahui, hehe… Apapun pilihan atau cara menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan, yang penting pekerjaan tersebut selesai.

Mari disiplin dan memanajemen waktu sebaik-baiknya agar semua pekerjaan bisa diselesaikan tepat waktunya. :)

 
Leave a comment

Posted by on April 18, 2014 in eNPe, eXPi

 

Tags: , , ,

Segera Tentukan Judul Tulisan

Menantang diri untuk posting dua tulisan per hari menjadi keasyikan sendiri untuk terus belajar dan latihan menulis.

Biasa saya publish tulisan sebelum jam 07.00 pagi. Ya, saat disekolah belum memulai kegiatan belajar mengajar. Jika hari libur, saya publish agak siang, tergantung kapan waktu luang yang bisa digunakan, kecuali tulisan terjadwal. Tulisan kedua saya publish sekitar jam 10an. Waktu istirahat pertama di sekolah. Saya berusaha untul mengatur waktu agar bisa tetap menjalankan tugas sebagai guru dan tidak lupa latihan menulis.

Terkadang siang bahkan sore hari saya belum publish satupun tulisan. Galau, gelisah dan otak terus berpikir apa yang mau ditulis hari ini. Dan diotak belum menemukan paragraf yang panjang untuk diketik. Saya berusaha menahan diri tidak tidur dulu sebelum menulis. Disaat dua balita sudah tidur, saya lebih bebas membelai android. Okelah, tentukan saja judul tulisan.

Ya, trik yang sangat manjur dan sudah sering saya lakukan.

Ketika judul tulisan telah ditentukan. Mulailah menulis kata pertama, merangkainya dengan kata-kata lain sehingga jadi kalimat pertama. Segala sesuatu memang harus dimulai dari yang pertama dan dari hal sederhana. Tanpa terasa jari begitu lancar mencari huruf yang akan disentuh.

Otak yang awalnya tidak tahu mau menulis apa, kini penuh sesak kumpulan kata yang sudah antri ingin segera dituliskan. Bahkan ada yang berdesakan, berebutan kata mana dulu yang keluar untuk ditulis. Jika hal ini terjadi, saya berhenti sejenak, tarik napas dalam-dalam lalu lanjut menulis. Semangat kata-kata yang siap dirangkai memotivasi saya untuk segera menyelesaikan tulisan. Butuh kesabaran ketika menulis dengan android layar sentuh. Kesalahan ketik huruf atau tanda baca yang disebut typo, bisa memecah konsentrasi menulis. Berharap kumpulan kata tidak pergi, hehe.

Tulisan selesai. Hati ini lega, seperti sudah membayar lunas semua hutang.

Mari segera tentukan judul tulisan agar bisa jadi sebuah tulisan.

 
Leave a comment

Posted by on April 18, 2014 in belajar, blogger, cerita, eNPe, eXPi

 

Tags: , , ,

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 109 other followers