Memutar Lagu Favorit Siswa

Saya meminta seluruh siswa di kelas yang ada jadwal saya mengajar untuk mengumpulkan 1 file lagu favorite mereka masing-masing.

Nantinya setiap ada jadwal pelajaran saya maka lagu tersebut akan diputar sebagai latar musik mendampingi mereka belajar.

Reaksi siswa sangat senang. Ada yang memilih lagu rock, lagu nasyid, lagu mancanegara, lagu yang sedagn hit di Indonesia, ada juga lagu jaman saya SMA dulu.

Pertemuan berikutnya sudah terkumpul 30-an file lagu disetiap kelasnya. Jumlah file tergantung banyaknya jumlah siswa dikelas tersebut.

Ketika lagu telah diputar setiap pertemuan, ada beberapa celetukan dari siswa :

1. Bu, lagunya jangan itu-itu saja dong.

2. Putar lagunya dari bawah, Bu jadi lagu saya bisa didengar sebelum pelajaran berakhir.

3. Bisa ganti lagu yang lain, Bu. Lagu ini terlalu keras jenis musiknya / Lagu ini terlalu menyentuh, bikin sedih.

4. Putar kan lagu saya lagi, Bu.

Itulah beberapa celetukan mereka.

Saya tidak pilih kasih dan hanya memutar lagu itu-itu saja karena saya setiap jam pelajaran di kelas tertentu, saya masukan folder lagu kelas dan klik salah satu lagu lalu lagu akan memutarkan secara acak. Jika ada 38 siswa pada satu kelas, satu lagu berdurasi 3 menit maka untuk 2 jam pelajaran (2×45 menit) akan ada lagu yang tidak terputarkan. Jadi saya ingat lagu apa saja yagn tidak sempat diputar maka pertemua berikutnya akan diputar. berbagai jenis musik yang menjadi favorit setiap siswa, tidak semua siswa bisa menerima perbedaan tersebut. Ada siswa yang hanya mau dengar musik sesuai seleranya saja. Saya tidak akan mengikuti keinginannya karena setiap siswa punya hak yang sama untuk mendengarkan lagu favorit masing-masing. bahkan ada yang lebih parah minta lagunya diputar lagi, hehehe…

Semoga cara ini bisa digunakan untuk membuat mereka senang belajar 🙂

Jadwal Membaca

Saya membuat jadwal membaca dirumah, yaitu setelah shalat magrib sampai adzan shalat isya.

Membaca apa saja, bisa Al Quran, Yasin, jika sedang berhalangan, saya membaca buku atau surat kabar atau membaca buku anak-anak sambil mengajari mereka cara membaca. Seperti waktu belajar bersama, jika anak-anak ingin belajar bernyanyi, menulis atau mewarnai maka saya bisa membaca buku atau mengaji tetapi sambil mengawasi mere. Ada juga saatnya saya membimbing mereka membaca huruf latin dan huruf Hijaiyah.

Memberikan contoh kepada anak-anak agar terbiasa membaca walaupun saat ini mereka belum pandai membaca.

Semakin banyak membaca, semakin menyadari bahwa pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki masih sedikit. Dengan membaca bisa lancar berbicara dengan sabar, tutur kata yang sopan dan baik. Tidak ada kata “aaa”, “uuu”, “eee” ketika memikirkan kata apa lagi yang akan diucapkan. Begitu pula dengan latihan menulis, semakin mudah memencet deretan huruf di keyboard.

Jadi selalu memberikan input membaca sebagai proses pendewasaan diri menambah pengetahuan dan pengalaman sehingga menghasilkan output dalam berbicara atau menulis.

Saya berharap semoga jadwal yang saya buat bersama anak-anak bisa selalu dilaksanakan. Amiin 🙂

 

 

 

Guru TIK Gunakan Laptop Jadul

Di buku Pak Namin yang berjudul “Saya Mau jadi Guru GoBlog” ada menyinggung guru yang memiliki hp dan laptop canggih tetapi hanya untuk sms, telpon, facebook, twitter dan mengetik biasa. Sangat disayangkan jika belum optimal dalam memanfaatkan fasilitas lengkap yang disediakan hp atau laptop.

Saya sendiri guru TIK tetapi masih setia menggunakan laptop jadul. Laptop Axioo 14″  menggunakan sistem operasi windows XP, saya beli tahun 2008 secara kredit 6 bulan dari penghasilan sebagai guru.

Harddisk hanya berisi instalan program atau software yang saya gunakan, foto bersama anak-anak, dan video pembelajaran bagi kedua balita saya. Sementara data saya simpan di harddisk eksternal. Terlalu berat jika seluruh data saya masukan ke harddisk laptop. Lagipula selain saya, suami dan anak-anak juga menggunakan laptop jadul tersebut. Baterai laptop sudah bocor jadi jika listrik padam tidak dapat menggunakan laptop, hehehe…

Apapun kondisi laptop jadul itu kami masih bisa memanfaatkan untuk membantu pekerjaan, anak-anak juga masih bisa belajar bersama.

Sangat bersyukur karena laptop jadul masih berfungsi walaupun sudah 5x instal ulang sistem operasi.

Mbah Google Kenal Nurita Putranti

Tulisan ini terinspirasi dari buku Pak Namin yang berjudul “Saya Mau Jadu Guru GoBlog”.
Di bagian awal dalam bukunya, Pak Namin sudah membuat kesal para pembaca yang merasa tersinggung dengan kalimat nyelekit tetapi benar adanya seputar guru.

Pak Namin meminta para pembaca untuk mengetik namanya pada search engine google. Saya sudah melakukannya. Pak Namin sudah dikenali oleh Mbah Google, gambar prinskrinnya sama seperti di buku Pak Namin 😀

Saat giliran saya mengetik nama Nurita Putranti, pada saat saya baru mengetik Nurita P sudah ada panduan nama lengkap saya dibagian bawahnya

as

Saya tidak perlu mengetik seluruh huruf karena langsung klik nama lengkap dan tampilan yang keluar adalah seperti di bawah ini :

cari nurita putranti di googleDiurutan pertama adalah URL blog ini, dilanjutkan dengan blog pendidikan saya lainnya yaitu eNPe education. Baru dilanjutkan dengan akun twitter saya.

Setelah Nurita Putranti, saya coba masukan eNPe education dan hasilnya seperti di bawah ini :

enpe

cari enpe education di google

Langsung keluar alamat blog eNPe education yaitu http://enpe-education.blogspot.com, diurutan kedua alamat pagerank dari Alexa lalu alamat dari http://www.similarsites.com.

Alhamdulillah, ternyata Mbah Google sudah mengenali saya 🙂

Buku Saya Mau Jadi Guru GoBlog

buku pak namin

Alhamdulillah dua buku diatas sudah saya terima hari senin, tanggal 15 September 2014.

Buku pertama yang saya baca adalah buku “Saya Mau Jadi Guru Go Blog”.

Buku yang sangat inspiratif. Baru membaca 10 halaman pertama, saya sudah menemukan dua judul tulisan yang siap diketik dan dipublish di blog. Kedua tulisan saya berjudul :

Mbah Google Kenal Nurita Putranti

Guru TIK Gunakan Laptop Jadul

Semua karena tulisan Pak Namin yang inspiratif. 😀

Semakin penasaran membaca buku ini. Kalimat yang digunakan sederhana, mudah dipahami bahkan ada menggunakan bahasa gaul. Jadi kalimat yang dirangkai sangat menarik perhatian untuk terus membaca sampai akhir buku. Seolah-olah ada Pak Namin yang sedang bicara di depan saya.

Di bagian pertama buku “Saya Mau Jadi Guru Go Blog” diberi kalimat penuh sindiran tentang pencarian nama di situs Mbah Google. ang memang terjadi di seputar Bapak / Ibu Guru. Jika ada pembaca yang merasa tersinggung maka Anda normal. Kira-kira begitu tulisan Pak Namin dihalaman 9. Pak Namin juga meninta pembaca utnuk mengetikkan namanya dan nama pembaca sendiri pada search engine google.

Di bagian kedua, Pak Namin menjelaskan tentang Blog dengan kata-kata yang mudah dipahami. Mulai dari sejarah blog, komunitas blogger, dan cerita kopdar para blogger.

Di bagian ketiga, membahas Guru Go Blog yang dalam persfektif Pak Namin

Guru Go Blog adalah guru yang cerdas dan kreatif dalam mengelola BLog dan memanfaatkannya sebagai media pembelajaran dan juga sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Di bagian keempat ada bahasan manfaat blog untuk guru. Berbagai manfaat yang sangat positif dan menguntungkan bagi guru jika memanfaatkan blog. Walaupun blogger tersebut sudah tiada tetapi tulisannya di dunia maya masih bisa bermanfaat untuk pembaca.

Di bagian kelima diceritakan berbagai macam blog gratisan untuk pak guru dan bu guru. Dapat menggunakan blogger, wordpress, blogdetik.

Di bagian keenam memotivasi untuk semangat ngeblog, semangat menulis dengan bergabung dikomunitas blogger. Dengan terus berkomunikasi dengan Blogger-Blogger hebat akan mendapatkan virus semangatnya, begitu tulisan Pak Namin di halaman 65. Blogwalking dan mengikuti kompetisi blog bisa digunakan untuk tetap semangat menulis.

Di bagian ketujuh ada profil guru go blog paling sukses di Indonesia, yaitu : Wijayah Kusumah (Om Jay), Dedi Dwitagama, Agus Sampurno, Mas Sukani, Etna Rufiati, M. Subakri, Rudy Hilkya, Cikgu Rizal.

Di bagian kedelapan berisi gado-gado ngeblog. Cara promosikan blog, publish di media sosial, blogwalking dan tinggalkan jejak, membuat brand, menggunakan blog dan facebook sebagai media pembelajaran, waktu terbaik menulis di blog, sharing pengalaman mengajar di blog.

Di bagian kesembilan tersedia tutorial membuat blog di wordpress, disertai tutorial cara membuat blog lebih cantik. Pokoknya puas dan tidak rugi membeli buku Pak Namin. Latihan menulis postingan di blog, cara membuat halaman di blog, cara menambah widgets, cara memasukka gambar di postingan, cara menambah video di postingan blog dan tutorial membuat soal online di blog.

Benar-benar buku yang inspiratif bagi guru yang mau GoBlog 😀

Ayooo…beli dan baca sampai selesai buku “Saya Mau Jadi Guru GoBlog” karya Pak Namin dan buktikan manfaat yang didapatkan.

Semoga bermanfaat 🙂

Makanan Khas Kabupaten Kebumen

1. SATE AMBAL


Bagi Wisatawan yang kebetulan mengunjungi obyek wisata di Kabupaten Kebumen, atau hanya sekedar untuk datang di kota Lawet ini, bisa menikmati Sate Ambal ini dengan hanya mengeluarkan uang tak lebih dari Rp 8.000,- untuk satu orang.

Perlu diketahui, bahwa Sate Ambal yang cukup terkenal ini berada di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Kalau dari pasar Kutowinangun menuju arah barat, ada pertigaan terus ambil jalan ke kiri sekitar 10 km dan dari Kecamatan Ambal menuju arah timur.

Saat ini, penjual Sate Ambal ini yang cukup terkenal adalah Pak Kasman 52 tahun, yang katanya menjadi penjual sate sejak masih Sekolah Rakyat. Pengetahuannya membuat sate ini diperoleh dari ayahnya yang bernama Pak Sabar, di mana orang tersebut dulu juga cukup terkenal.

2. LANTHING

Salah satu makanan khas yang ada di Kabupaten Kebumen adalah LANTHING. Makanan kecil yang bahan bakunya berasal dari pohon ketela (budin=Jawa) ini lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar. Tidak salah, karena yang membuat makanan tersebut adalah para warga di Dukuh Sanggrahan Desa Meles Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen.

Jangan salahkan orang kalau akhirnya yang lebih dikenal adalah nama Lanthing Karanganyar. Sebab lokasi desa pembuat lanthing ini berada di sebelah selatan Pasar Karanganyar. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual Lanthing ini di Karanganyar. Untuk itu lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar.

SUmber : http://www.kebumenkab.go.id