eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

Category Archives: uncategorized

Buku ada di ruang baca, di kamar anak-anak, di ruang tamu dan ruang keluarga (depan televisi).
Anak-anak masih belajar membaca. Belum lancar dalam membaca kata yang panjangnya lebih dari 5huruf.
Tidak memaksa anak wajib bisa calistung karena usia mereka belum 7 tahun.
Saat ini membiasakan mereka agar rajin membaca, betah melihat lembaran-lembaran kertas dalam buku. Walaupun baru bisa melihat gambarnya. Selanjutnya meminta mereka bercerita dari hasil “membaca” gambar dibuku tersebut.
Lama kelamaan terbiasa melihat buku lalu lancar membaca dan rajin membaca. Tidak hanya belajar membaca buku secara teks tetapi bisa membaca lingkungan sekitar secara nyata.

Advertisements

Super Blue Blood Moon

Sumber foto : http://img.inews.id

Amalan saat gerhana :

  1. Shalat Gerhana
  2. Bersedekah
  3. Tobat dari maksiat.
  4. Mengerjakan kebaikan.
  5. Bersedekah.
  6. Membebaskan budak (zaman sekarang tidak ada budak).
  7. Kehati-hatian jangan sampai lalai.
  8. Memperbanyak doa.
  9. Memperbanyak istighfar.
  10. Memperbanyak zikir.  (*)

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/85712/ini-10-amalan-saat-terjadi-gerhana

 


20180128_082846.jpg

Makan sayur bisa jadi hal yang dihindari anak-anak. Dibuat sop, cap cay atau dioseng tumis, diolah dengan santan, anak-anak lebih banyak memasukan kuahnya dari pada sayurnya. Itupun sayur dipilih-pilih. Baca Selengkapnya


stat

Ada biru muda dan biru tua yang tampil di statistik blog ini.

Warna biru muda menunjukkan jumlah views. Sedangkan warna biru tua menunjukkan jumlah visitors. Baca Selengkapnya


Registrasi online workshop elearning untuk rakyat bersama pak Onno W. Purbo dan pembicara lainnya di http://goo.gl/forms/rFKUkpkF0j.

Pilih kota yg ingin anda ikuti. Jakarta, solo, bandung dan surabaya.


Saya meminta seluruh siswa di kelas yang ada jadwal saya mengajar untuk mengumpulkan 1 file lagu favorite mereka masing-masing.

Nantinya setiap ada jadwal pelajaran saya maka lagu tersebut akan diputar sebagai latar musik mendampingi mereka belajar.

Reaksi siswa sangat senang. Ada yang memilih lagu rock, lagu nasyid, lagu mancanegara, lagu yang sedagn hit di Indonesia, ada juga lagu jaman saya SMA dulu.

Pertemuan berikutnya sudah terkumpul 30-an file lagu disetiap kelasnya. Jumlah file tergantung banyaknya jumlah siswa dikelas tersebut.

Ketika lagu telah diputar setiap pertemuan, ada beberapa celetukan dari siswa :

1. Bu, lagunya jangan itu-itu saja dong.

2. Putar lagunya dari bawah, Bu jadi lagu saya bisa didengar sebelum pelajaran berakhir.

3. Bisa ganti lagu yang lain, Bu. Lagu ini terlalu keras jenis musiknya / Lagu ini terlalu menyentuh, bikin sedih.

4. Putar kan lagu saya lagi, Bu.

Itulah beberapa celetukan mereka.

Saya tidak pilih kasih dan hanya memutar lagu itu-itu saja karena saya setiap jam pelajaran di kelas tertentu, saya masukan folder lagu kelas dan klik salah satu lagu lalu lagu akan memutarkan secara acak. Jika ada 38 siswa pada satu kelas, satu lagu berdurasi 3 menit maka untuk 2 jam pelajaran (2×45 menit) akan ada lagu yang tidak terputarkan. Jadi saya ingat lagu apa saja yagn tidak sempat diputar maka pertemua berikutnya akan diputar. berbagai jenis musik yang menjadi favorit setiap siswa, tidak semua siswa bisa menerima perbedaan tersebut. Ada siswa yang hanya mau dengar musik sesuai seleranya saja. Saya tidak akan mengikuti keinginannya karena setiap siswa punya hak yang sama untuk mendengarkan lagu favorit masing-masing. bahkan ada yang lebih parah minta lagunya diputar lagi, hehehe…

Semoga cara ini bisa digunakan untuk membuat mereka senang belajar 🙂


Saya membuat jadwal membaca dirumah, yaitu setelah shalat magrib sampai adzan shalat isya.

Membaca apa saja, bisa Al Quran, Yasin, jika sedang berhalangan, saya membaca buku atau surat kabar atau membaca buku anak-anak sambil mengajari mereka cara membaca. Seperti waktu belajar bersama, jika anak-anak ingin belajar bernyanyi, menulis atau mewarnai maka saya bisa membaca buku atau mengaji tetapi sambil mengawasi mere. Ada juga saatnya saya membimbing mereka membaca huruf latin dan huruf Hijaiyah.

Memberikan contoh kepada anak-anak agar terbiasa membaca walaupun saat ini mereka belum pandai membaca.

Semakin banyak membaca, semakin menyadari bahwa pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki masih sedikit. Dengan membaca bisa lancar berbicara dengan sabar, tutur kata yang sopan dan baik. Tidak ada kata “aaa”, “uuu”, “eee” ketika memikirkan kata apa lagi yang akan diucapkan. Begitu pula dengan latihan menulis, semakin mudah memencet deretan huruf di keyboard.

Jadi selalu memberikan input membaca sebagai proses pendewasaan diri menambah pengetahuan dan pengalaman sehingga menghasilkan output dalam berbicara atau menulis.

Saya berharap semoga jadwal yang saya buat bersama anak-anak bisa selalu dilaksanakan. Amiin 🙂