Laporan Proyek Lagu TIK

Kepada siswa/i SMA Negeri 2 Pontianak kelas X, silahkan mengunduh laporan proyek lagu TIK di bawah ini, beserta link contoh penampilan lagu TIK.

LAPORAN PROYEK LAGU MICROSOFT EXCEL

CONTOH LAGU TIK

Kumpulkan hard copy dan soft copy laporan, paling lama di minggu pertama bulan Oktober 2016 pada saat jadwal pelajaran TIK.

Kisi-Kisi UAS Sementer Ganjil 2014/2015

Kepada seluruh siswa/i kelas XII SMAN 2 Pontianak :

Kisi-kisi UAS Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015 pelajaran TIK dan Flash :

Pelajari buku TIK dan Flash.

Tidak ada kisi-kisi secara spesifik sesuai indikator. Ibu sudah memberikan jawaban dari pertanyaan yang ada, siswa/i hanya memilih jawaban yang paling tepat.

Selamat belajar dan semoga sukses 🙂

5 komunitas bagi guru untuk belajar TIK

Terkait dengan persiapan di bidang penguasaan TIK, berikut lima komunitas di Indonesia yang bisa diikuti oleh para guru untuk belajar TIK baik tingkat dasar maupun tingkat lanjutan. Apa sajakah komunitas yang rata-rata bergerak secara online itu?
1. Guru Era Baru (Guraru)
“Guru Era Baru” yang lebih akrab dikenal dengan “Guraru” merupakan komunitas yang memungkinkan para guru untuk belajar TIK bermula dari hal-hal yang mendasar. Komunitas yang didirikan oleh produsen komputer Acer itu sejak tahun 2011 hingga 2013 rutin mengadakan ajang pemilihan para guru yang dinilai melek IT. Parameter guru melek IT versi Guraru terbilang sederhana yaitu seorang guru yang memiliki blog dengan konten pendidikan dan minimal aktif selama satu tahun terakhir. Sayangnya untuk periode 2014, Guraru tampaknya tidak lagi menyelenggarakan ajang Guraru yang biasanya berdekatan dengan Hari Guru Nasional. Bahkan akun Twitter-nya di-update terakhir kali pada bulan Agustus 2014 silam. Tetapi, website-nya sendiri masih aktif yang menyajikan tulisan dari para sesama guru seputar TIK.
2. Ikatan Guru Indonesia (IGI)
IGI yang memiliki moto “Sharing and Growing Together” dan disahkan oleh pemerintah tepat satu hari setelah Hari Guru Nasional tahun 2009 yaitu tanggal 26 November, memang komunitas yang tidak secara khusus berbagi ilmu mengenai bidang TIK. Namun, IGI memiliki program kerja yang menunjang para Guru dalam menguasai TIK yaitu “Gerakan Guru Melek Internet” dan “Sagusala” (Satu Guru Satu Laptop). Uniknya, hampir semua pemenang Guraru dari tahun 2011 hingga 2013 aktif juga di komunitas IGI. Komunitas ini juga terbilang intensif dalam mengadakan event pendidikan baik online maupun offline. Melalui IGI diharapkan para guru dapat mengubah dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak lain dan sekaligus bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bangsa, antara lain dalam hal penguasaan TIK. Baca juga: 5 startup pendidikan asing yang berekspansi ke Indonesia.
3. Intel Teach Indonesia
Dari pemilihan namanya, tentu Anda sudah menduga bahwa Intel Teach Indonesia diprakarsai oleh produsen software dan hardware terkemuka: Intel. Intel Teach Indonesia sendiri merupakan bagian dari kegiatan global Intel yang disebut “Program Intel Teach” dan menempatkan republik ini sebagai negara ke-45 dari sekitar 70 negara yang mengimplementasikan program tersebut serta telah melatih lebih dari 10 juta guru di seluruh dunia. Sejak tahun 2009 hingga 2013, Intel Indonesia juga menyelenggarakan ajang “Intel Education Awards” yang memberikan penghargaan kepada guru yang berhasil menggunakan teknologi untuk mempromosikan keunggulan dalam pendidikan dan meningkatkan standar pendidikan nasional. Sayangnya di tahun 2014 ini, tampaknya Intel Indonesia tidak lagi menyelenggarakan ajang tersebut. Tetapi, para guru masih berdiskusi mengenai TIK di grup resmi Intel Teach Indonesia di Facebook.
4. Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO)
Berdiri pada 4 Juli 2014, AGTIFINDO merupakan sebuah komunitas yang memiliki visi untuk mewadahi para guru TIK dan KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) — sebuah istilah yang merujuk kepada guru TIK di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) — di seluruh Indonesia. Dari delapan tujuan didirikannya AGTIFINDO, ada dua tujuan yang menarik perhatian kami, yaitu: Menjadikan Teknologi Informasi sebagai sebuah bidang atau disiplin keilmuan yang harus diajarkan di satuan pendidikan formal maupun non-formal. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai negara yang melek teknologi informasi, tidak hanya sebagai konsumen atau pemakai akan tetapi mampu menjadi produsen produk-produk teknologi informasi dan menjadi leader dalam IPTEK di dunia internasional.
5. Google Educator Group (GEG)
Komunitas GEG West Jakarta yang pertama kali bertemu secara fisik | Sumber: Eduqo Dari empat komunitas yang bisa diikuti oleh para guru di Indonesia untuk belajar TIK, GEG tampaknya yang paling “bungsu” dilahirkan menjelang tutup tahun 2014 ini. Didirikan oleh Steven Sutantro (guru Kewirausahaan SMA Dian Harapan Daan Mogot, Jakarta) dan Craig Hensen (Kepala Sekolah Singapore International School Kebon Jeruk, Jakarta) pada akhir Agustus 2014 silam, GEG merupakan komunitas para guru yang mengadakan kegiatan professional development yang dikepalai oleh beberapa Google Certified Teacher — sebuah istilah yang merujuk para guru yang telah mengikuti workshop pendidikan Google . Google Educator Group sendiri merupakan komunitas independen pendidik — bukan instruksi dari pihak Google sebagai perusahaan — yang memfasilitasi guru untuk belajar bersama dengan gratis dan menyenangkan agar bisa memenuhi kebutuhan siswa dengan teknologi. Kabar terbaru yang kami peroleh, Google Indonesia pada tanggal 4 Desember 2014 mendatang akan menyelenggarakan Google for Education Indonesia Summit. Bagi para guru Indonesia, Anda kini memiliki beberapa alternatif komunitas untuk diikuti demi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TIK dalam hal pendidikan. Besar harapannya para guru Indonesia yang sudah melek TIK ini bisa memengaruhi para siswanya bahwa bangsa ini bisa juga menjadi produsen produk TIK berkelas dunia seperti Amerika Serikat dan Cina, bukan hanya sebagai konsumen.

Sumber : http://id.techinasia.com/komunitas-guru-belajar-tik/

Persiapan UTS Semester Ganjil 2014-2015

Kepada siswa/i kelas XII SMAN 2 Pontianak, dibawah ini merupakan tema yang akan dijadikan soal UTS Semester Ganjil 2014-2015.

TEMA UTS SEMESTER GANJIL FLASH XII 2014-2015

  1. animasi
  2. software animasi
  3. area kerja Flash 8.
  4. elemen dasar Flash 8.
  5. toolbox
  6. menu beserta fungsinya di Flash 8!
  7. menggambar objek.
  8. animasi geser.
  9. animasi expand.
  10. animasi blur.

TEMA UTS SEMESTER GANJIL TIK XII 2014-2015

  1. desain grafis.
  2. file yang dihasilkan desain grafis berbasis bitmap.
  3. kelemahan grafis berbasis vektor.
  4. program aplikasi berbasis vektor.
  5. tampilan awal membuka program Corel Draw.
  6. bagian-bagian pada lembar kerja Corel Draw.
  7. objek yang terbelah beda warna.
  8. file gambar pada page Corel Draw.
  9. menggabungkan 3 buah objek.
  10. memutar teks.

Silahkan dipelajari dan semoga sukses 🙂

Memutar Lagu Favorit Siswa

Saya meminta seluruh siswa di kelas yang ada jadwal saya mengajar untuk mengumpulkan 1 file lagu favorite mereka masing-masing.

Nantinya setiap ada jadwal pelajaran saya maka lagu tersebut akan diputar sebagai latar musik mendampingi mereka belajar.

Reaksi siswa sangat senang. Ada yang memilih lagu rock, lagu nasyid, lagu mancanegara, lagu yang sedagn hit di Indonesia, ada juga lagu jaman saya SMA dulu.

Pertemuan berikutnya sudah terkumpul 30-an file lagu disetiap kelasnya. Jumlah file tergantung banyaknya jumlah siswa dikelas tersebut.

Ketika lagu telah diputar setiap pertemuan, ada beberapa celetukan dari siswa :

1. Bu, lagunya jangan itu-itu saja dong.

2. Putar lagunya dari bawah, Bu jadi lagu saya bisa didengar sebelum pelajaran berakhir.

3. Bisa ganti lagu yang lain, Bu. Lagu ini terlalu keras jenis musiknya / Lagu ini terlalu menyentuh, bikin sedih.

4. Putar kan lagu saya lagi, Bu.

Itulah beberapa celetukan mereka.

Saya tidak pilih kasih dan hanya memutar lagu itu-itu saja karena saya setiap jam pelajaran di kelas tertentu, saya masukan folder lagu kelas dan klik salah satu lagu lalu lagu akan memutarkan secara acak. Jika ada 38 siswa pada satu kelas, satu lagu berdurasi 3 menit maka untuk 2 jam pelajaran (2×45 menit) akan ada lagu yang tidak terputarkan. Jadi saya ingat lagu apa saja yagn tidak sempat diputar maka pertemua berikutnya akan diputar. berbagai jenis musik yang menjadi favorit setiap siswa, tidak semua siswa bisa menerima perbedaan tersebut. Ada siswa yang hanya mau dengar musik sesuai seleranya saja. Saya tidak akan mengikuti keinginannya karena setiap siswa punya hak yang sama untuk mendengarkan lagu favorit masing-masing. bahkan ada yang lebih parah minta lagunya diputar lagi, hehehe…

Semoga cara ini bisa digunakan untuk membuat mereka senang belajar 🙂

Diklat Online Pola 12 Hari by Pak Sukani

brosur-dogmit-2-angkatan-7-9

Pak Sukani kembali membuat diklat online angkatan 7-9. Untuk diklat terbaru ini ada dua materi maru, yatiu tentang internet dan pemanfaatan ZoomLt PointerStick. Saya ingin ikut diklat ini tetapi belum ada kepastian, boleh atau tidak. Tunggu dapat izin dulu deh baru ikut 😀