5 komunitas bagi guru untuk belajar TIK

Terkait dengan persiapan di bidang penguasaan TIK, berikut lima komunitas di Indonesia yang bisa diikuti oleh para guru untuk belajar TIK baik tingkat dasar maupun tingkat lanjutan. Apa sajakah komunitas yang rata-rata bergerak secara online itu?
1. Guru Era Baru (Guraru)
“Guru Era Baru” yang lebih akrab dikenal dengan “Guraru” merupakan komunitas yang memungkinkan para guru untuk belajar TIK bermula dari hal-hal yang mendasar. Komunitas yang didirikan oleh produsen komputer Acer itu sejak tahun 2011 hingga 2013 rutin mengadakan ajang pemilihan para guru yang dinilai melek IT. Parameter guru melek IT versi Guraru terbilang sederhana yaitu seorang guru yang memiliki blog dengan konten pendidikan dan minimal aktif selama satu tahun terakhir. Sayangnya untuk periode 2014, Guraru tampaknya tidak lagi menyelenggarakan ajang Guraru yang biasanya berdekatan dengan Hari Guru Nasional. Bahkan akun Twitter-nya di-update terakhir kali pada bulan Agustus 2014 silam. Tetapi, website-nya sendiri masih aktif yang menyajikan tulisan dari para sesama guru seputar TIK.
2. Ikatan Guru Indonesia (IGI)
IGI yang memiliki moto “Sharing and Growing Together” dan disahkan oleh pemerintah tepat satu hari setelah Hari Guru Nasional tahun 2009 yaitu tanggal 26 November, memang komunitas yang tidak secara khusus berbagi ilmu mengenai bidang TIK. Namun, IGI memiliki program kerja yang menunjang para Guru dalam menguasai TIK yaitu “Gerakan Guru Melek Internet” dan “Sagusala” (Satu Guru Satu Laptop). Uniknya, hampir semua pemenang Guraru dari tahun 2011 hingga 2013 aktif juga di komunitas IGI. Komunitas ini juga terbilang intensif dalam mengadakan event pendidikan baik online maupun offline. Melalui IGI diharapkan para guru dapat mengubah dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada pihak lain dan sekaligus bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bangsa, antara lain dalam hal penguasaan TIK. Baca juga: 5 startup pendidikan asing yang berekspansi ke Indonesia.
3. Intel Teach Indonesia
Dari pemilihan namanya, tentu Anda sudah menduga bahwa Intel Teach Indonesia diprakarsai oleh produsen software dan hardware terkemuka: Intel. Intel Teach Indonesia sendiri merupakan bagian dari kegiatan global Intel yang disebut “Program Intel Teach” dan menempatkan republik ini sebagai negara ke-45 dari sekitar 70 negara yang mengimplementasikan program tersebut serta telah melatih lebih dari 10 juta guru di seluruh dunia. Sejak tahun 2009 hingga 2013, Intel Indonesia juga menyelenggarakan ajang “Intel Education Awards” yang memberikan penghargaan kepada guru yang berhasil menggunakan teknologi untuk mempromosikan keunggulan dalam pendidikan dan meningkatkan standar pendidikan nasional. Sayangnya di tahun 2014 ini, tampaknya Intel Indonesia tidak lagi menyelenggarakan ajang tersebut. Tetapi, para guru masih berdiskusi mengenai TIK di grup resmi Intel Teach Indonesia di Facebook.
4. Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO)
Berdiri pada 4 Juli 2014, AGTIFINDO merupakan sebuah komunitas yang memiliki visi untuk mewadahi para guru TIK dan KKPI (Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) — sebuah istilah yang merujuk kepada guru TIK di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) — di seluruh Indonesia. Dari delapan tujuan didirikannya AGTIFINDO, ada dua tujuan yang menarik perhatian kami, yaitu: Menjadikan Teknologi Informasi sebagai sebuah bidang atau disiplin keilmuan yang harus diajarkan di satuan pendidikan formal maupun non-formal. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai negara yang melek teknologi informasi, tidak hanya sebagai konsumen atau pemakai akan tetapi mampu menjadi produsen produk-produk teknologi informasi dan menjadi leader dalam IPTEK di dunia internasional.
5. Google Educator Group (GEG)
Komunitas GEG West Jakarta yang pertama kali bertemu secara fisik | Sumber: Eduqo Dari empat komunitas yang bisa diikuti oleh para guru di Indonesia untuk belajar TIK, GEG tampaknya yang paling “bungsu” dilahirkan menjelang tutup tahun 2014 ini. Didirikan oleh Steven Sutantro (guru Kewirausahaan SMA Dian Harapan Daan Mogot, Jakarta) dan Craig Hensen (Kepala Sekolah Singapore International School Kebon Jeruk, Jakarta) pada akhir Agustus 2014 silam, GEG merupakan komunitas para guru yang mengadakan kegiatan professional development yang dikepalai oleh beberapa Google Certified Teacher — sebuah istilah yang merujuk para guru yang telah mengikuti workshop pendidikan Google . Google Educator Group sendiri merupakan komunitas independen pendidik — bukan instruksi dari pihak Google sebagai perusahaan — yang memfasilitasi guru untuk belajar bersama dengan gratis dan menyenangkan agar bisa memenuhi kebutuhan siswa dengan teknologi. Kabar terbaru yang kami peroleh, Google Indonesia pada tanggal 4 Desember 2014 mendatang akan menyelenggarakan Google for Education Indonesia Summit. Bagi para guru Indonesia, Anda kini memiliki beberapa alternatif komunitas untuk diikuti demi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TIK dalam hal pendidikan. Besar harapannya para guru Indonesia yang sudah melek TIK ini bisa memengaruhi para siswanya bahwa bangsa ini bisa juga menjadi produsen produk TIK berkelas dunia seperti Amerika Serikat dan Cina, bukan hanya sebagai konsumen.

Sumber : http://id.techinasia.com/komunitas-guru-belajar-tik/

Advertisements

4 thoughts on “5 komunitas bagi guru untuk belajar TIK

  1. KISAH SUKSES Lolos jadi PNS Guru di lingkungan PEMDA daerah Prop JAMBI.assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar Pematang Sulur kota JAMBI Sudah 8 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah berkali2 mengikuti ujian, dan membayar 40jt namun hasilnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asa,namun teman saya memberikan no tlp Bpk.SAYADI.SH.MMi Selaku petinggi di BKN pusat yang di kenalnya selaku kepala DIT PENGADAAN PNS.saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Berkas saya melalui Email, alhamdulillah No Nip dan SK saya akhirnya keluar,allhamdulillah tentunya sy pun sangat gembira sekali.Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan,ini adalah kisah nyata dari saya,untuk hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada : 1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita meminta dan memohon. 2. Terimakasih untuk khususnya Bpk.SAYADI.SH.MMi Di BKN PUSAT,dan dialah yang membantu kelulusan saya.Alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.Teman teman yg ingin seperti saya silahkan anda hubungi Direktorat PENGADAAN dan KEPANGKATAN PNS SAYADI.SH.MM.No Tlp ; 0853 1907 0111, siapa tau beliau mau membantu

  2. trimakasih ibu Narita tulisannya yang memberi motivasi kepada guru yang harus beljar TIK sejak dini agar gak gaptek. semog niat kita terwujud dalam mencerdaskan bangsa, melalui siswa. Aamiin. salam hangat untuk ibu nurita.

  3. Dengan media komunikasi dalam komunitas seperti di atas akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan guru dengan cara bertukar pengetahuan dan ketrampilan satu sama lainnya. Banyak guru khususnya dipedesaan yang masih terhambat dengan komunitas online karena lemahnya layanan jaringan internet untuk mengakses website. semoga operator jaringan internet bisa mengerti pentingnya peran komunikasi para guru dan bisa memperbaiki layanannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s