Sakit CML

CML dapat juga disebut chronic myeloid leukemia dan chronic granulocytic leukemia. Meskipun dapat timbul di usia berapapun, CML jarang terjadi pada anak-anak.

Gejala
Chronic myelogenous leukemia memiliki gejala antara lain:
• Mudah terjadi pendarahan
• Lemah
• Demam
• Sering mengalami infeksi
• Hilang berat badan
• Hilang nafsu makan
• Nyeri pada iga sebelah kiri
• Kulit pucat
• Berkeringat secara berlebihan saat tidur

Penyebab & Faktor Risiko
Penyebab

CML terjadi ketika ada kesalahan pada gen sel darah. Tidak jelas apa yeng menyebabkan proses ini, tetapi dokter telah mengetahui bagaimana proses terjadinya CML.

– Ketidaknormalan kromosom
Sel manusia normalnya memiliki 23 bagian kromosom. Kromosom ini mempengaruhi DNA untuk mengontrol sel tubuh. Pada orang dengan CML, kromosom mengalami pergeseran bagian dengan kromosom lain. Kromosom 9 bertukar dengan kromosom 22, membuat kromosom ekstra pendek 22 dan kromosom ekstra panjang 9.

Kromosom ekstra pendek 22 disebut kromosom Philadelphia, dimanakan berdasarkan nama kota dimana kromosom ini ditemukan. Kromosom Philadelphia terdapat pada 90 persen orang dengan CML.

– Kromosom yang tidak normal menghasilkan gen baru
Kromosom Philadelphia membentuk gen baru. Gen dari kromosom 9 berkombinasi dengan gen dari kromosom 22 membentuk gen yang disebut BCR-ABL. Gen BCR-ABL memberikan instruksi kepada sel darah yang tidak normal tadi untuk memproduksi terlalu banyak protein yang disebut tyrosine kinase. Tyrosine kinase mendorong kanker untuk berkembang.

– Gen baru membuat banyak gangguan sel darah
Sel darah anda berasal dari sumsum tulang belakang. Ketika sumsum tulang belakang berfungsi normal, sumsum tersebut akan memproduksi sel muda. Sel ini kemudian matang dan berubah menjadi berbagai tipe sel darah yang mengalir di tubuh.
Pada CML proses ini tidak berjalan sebagaimana semestinya. Tyrosine kinase disebabkan oleh gen BCR-ABL dan membuat terlalu banyak sel darah putih. Gangguan sel darah putih ini tidak membuat sel darah putih mati seperti sel normal. Akan tetapi membuat sel darah putih menjadi banyak dan mengganggu sel darah yang sehat dan merusak sumsum tulang belakang.

Faktor risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko chronic myelogenous leukemia antara lain:
• Berusia tua
• Laki-laki
• Terkena radiasi, seperti radiasi terapi untuk jenis kanker tertentu

Mutasi kromosom yang menyebabkan CML bukan merupakan kondisi yang menurun dari orang tua.

Sumber : http://sweetspearls.com/super-lutein-2/super-lutein-pengobatan-chronic-myelogenous-leukemia-cml/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s