Jalan-Jalan Malam

Jalan-jalan sore sudah biasa, tetapi bagaimana kalau jalan-jalan malam? Lanjutakan bacs cerita saya malam ini 🙂

Malam ini PLN memadamkan aliran listrik disekitar rumah. Tidak apa karena sudah selesai buka puasa dan shalat taraweh. Tapi Kota Pontianak panas jadi kami putuskan jalan-jalan.

Kami melewati gang demi gang, jalan kecil disekitar satu kecamatan ditempat tinggal kami. Terlihat pada deretan rumah yang tidak padam listriknya, warna cat rumah begitu mengkilap. Pertanda cat baru saja dioleskan pada dinding rumah. Warna warni menghiasi pagar dan bagian luar rumah. Bahkan ada rumah yang terbuka pintunya sudah menyajikan deretan toples berisi kue lebaran.

Perjalanan kami teruskan ke jalan raya besar, pusat Kota Pontianak. Deretan mobil dan motor berjejer rapi. Sesekali terdengar suara klakson kendaraan karena tidak sabar ingin melewati kemacetan. Ya, malam ini macet, bersamaan keluarnya jamaah dari mesjid yang selesai shalat serta berkumpulnya masyarakat yang jalan atau mampir ditempat perbelanjaan.

Diakhir perjalanan pulang, kami melihat pedagang menjual bungkus ketupat dan daging sapi 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s