Balita Naik Pesawat

Pertama kalinya membawa dua balita naik pesawat. Sebelum berangkat, saya mencari info dari berbagai sumber agar perjalanan udara kami bisa berjalan lancar.

Ini info yang saya dapat :

  1. Sampailah ke bandara lebih awal sebelum penerbangan. Agar Anda tidak lari tergesa-gesa sambil menyeret banyak koper dan menggendong atau menggandeng anak karena mepet dengan jam penerbangan.
  2. Pastikan anak dalam kondisi tidak lelah dan lapar dalam perjalanan menuju bandara.
  3. Kenakan pakaian yang nyaman dan tidak mudah kusut. Karena suhu udara di dalam kabin pesawat cukup dingin, sediakan mantel dalam tas tangan. Jangan lupa pula kaus kaki dan topi.
  4. Balita duduk sendiri di tempat duduk, karena ada sabuk pengaman, tetap aman saat terjadi turbulensi yang tak terduga.
  5. Membawa mainan, biarkan asyik bermain saat dipesawat seperti boneka, buku bacaan, puzzle, yang jelas anak tetap dalam posisi duduk yang aman.
  6. Jika anak bisa ditidurkan akan lebih nyaman.
  7. Salah satu alasan paling umum bayi dan anak-anak menangis saat berada di pesawat adalah adanya tekanan di saluran telinga. Memang, penambahan tekanan udara di dalam kabin selama pesawat mengudara atau pengurangan tekanan udara secara drastis menjelang pesawat mendarat bisa berpengaruh besar pada telinga nak. Jika anak masih menyusu pada ibu atau mengedot susu botol, mintalah ia melakukannya selama pesawat lepas landas atau mendarat agar tekanan di telinga stabil.

 

Semoga info di atas bisa bermanfaat ketika saya naik pesawat bersama suami dan dua balita. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s