Malam pertama : tiga puluh sembilan derajat.
Malam kedua : empat puluh derajat.
Malam ketiga : tiga puluh delapan.
Suhu tubuh anak balita saya panas tinggi, tetapi hanya di tengah malam. Sekitar jam 23.00-02.00.
Tetap menahan kantuk, menjaga anak tercinta. Siap memberikan air putih atau air gula atau bubur atau roti yang diminta anak.
Air asam jawa selalu diusapkan dikepala, leher dan badan agar suhu panasnya turun.
Setiap jam menempelkan termometer diketiak anak untuk memastikan suhu tubuhnya.
Tiga hari sudah diberi paracetamol tetapi tidak sembuh juga.
Tes darah pun dilakukan.
Alhamdulillah tidak ada typus, dbd dan malaria. Hanya demam biasa, begitu penjelasan dokter yang menenangkan hati saya 🙂

Advertisements