Polisi Juga Manusia

Setiap pergi ke temapt kerja, saya melewati 3 traffic light (lampu lalu lintas). Berangkat jam 06.15-06.20 WIB agar perjalanan bisa lancar dan datang sebelum bel.

Pontianak pagi hari bisa macet, apalagi jika saya turun sekitar jam 06.30 WIB. Disetiap lampu lalu lintas yang saya lewati biasanya ada petugas kepolisian. Arus lalu lintas lancar karena pengguna kendaraan bermotor dan mobil taat berhenti disaat lampu merah dan berjalan dilampu hijau.

Bagaimana jika tidak ada polisi???

Pengguna jalan, lebih sering kendaraan bermotor seperti orang yang buta warna. Tidak bisa membedakan warna merah dan hijau. Santai terus melaju kendaraannya ketika lampu merah. Tidak peduli keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Apa hebatnya polisi? Mereka juga manusia.

Lebih takut kepada polisi yang juga manusia, dadri pada Allah SWT yang Maha Mengetahui dan para malaikat yang selalu mencatat amal baik dan buruk manusia.

Mari lebih taat aturan dalam berlalu lintas, karena tidak hanya untuk keselamatan diri sendiri, juga demi keselamatan orang lain.

Ada atau tidak ada polisi, tetap mengikuti petunjuk lampu lalu lintas yang ada yaitu lampu merah berhenti dan lampu hijau baru jalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s