Praktek Lebih Mudah dari Teori

Minggu ketiga bulan Maret ini sudah selesai dilaksanakan UTS TIK dan UAS TIK.

Dari hasil koreksi UTS dan UAS, rata-rata nilai per kelas 85.

Soal UTS saya gunakan 10 soal uraian singkat, sedangkan UAS pilihan ganda sebanyak 50 soal.

Menurut penuturan beberapa siswa setelah mengerjakan UTS, mereka bisa, paham apa yang ditanyakan tetapi sulit untuk menuliskan di kertas jawaban. Ini salah satu kelemahan jika siswa *dan guru* yang jarang menulis🙂
Para siswa mengaku jika di depan komputer, pasti bisa menjawab semua pertanyaan tersebut. Saya tersenyum mendengarnya. Salah tulis atau terbalik menulis urutan jawaban yang diminta, mereka geram pada diri sendiri tetapi berharap bisa diberi nilai “upah nulis”, hahaha.. Kali ini saya tertawa lepas. Lucu mendengar pengakuan para siswa yang langsung semangat mencari saya ketika selesai ujian, hanya untuk mengklarifikasi jawaban mereka. Praktik lebih mudah dari teori. Kalimat itu yang diucapkan sebagian siswa. Maksud mereka jika praktik kan, kalaupun lupa caranya bisa mencoba sana-sini, klik ini itu sehingga didapat tampilan yang diinginkan. Tetapi jika tertulis, secara teori ditanya perihal praktik mereka bingung, apalagi jika siswa jarang praktik atau masih belum paham praktiknya.

Bentuk soal uraian singkat memerlukan analisis dan sedikit hapalan agar bisa menjawab pertanyaan yang ada.

Beda lagi dengan 50 soal pilihan ganda yang saya tuliskan di UAS TIK. Tetap ada siswa yang segera menemui saya untuk menanyakan jawaban yang benar pada soal-soal tertentu. Disini siswa terbantu untuk menjawab karena sudah ada jawaban, tinggal memilih saja. Ketidaktelitian siswa dalam menjawab, keragu-raguan dan ketidakpastian kembali terjadi untuk mengurangi nilai UAS para siswa. Secara tidak langsung, para siswa kembali berkata “Praktik Lebih Mudah dari Teori”. Karena begitu didepan komputer, semua jelas. Pilihan-pilihan yang saya buat semirip mungkin sehingga bisa mengecoh para siswa. Disini salah satu penyebab alasan para siswa mengatakan praktik lebih mudah dari teori. Dasar anak-anak, ada saja alasana mereka.

Padahal untuk UTS TIK dan UAS TIK sudah saya berikan kisi-kisi. Jika mereka belajar dengan sungguh-sungguh, berdoa dan banyak latihan tentu tidak sulit untuk menjawab UTS TIK dan UAS TIK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s