Asap dan Layang-Layang

Sore hari cuaca teduh, tidak begitu nampak asap, tidak juga hujan walau mendung sudah hadir sejak siang hari.

Kami sekeluarga dihari minggu menyempatkan untuk bermotor disekitar tempat tinggal. Kendaraan roda dua yang dibawa suami saya bergerak pelan. Kami menikmati pemandangan banyaknya kompleks atau villa atau perumahan yang sedang dibangun. Pinggir kota Pontianak yang dulunya hutan dan sepi perlahan berubah menjadi ramai penduduk.

Belok kiri, kanan dan lurus mengikuti alur jalan yang ada. Sampailah disatu jalan, sebut saja Jalan Parit. Di jalan ini asap mulai hadir diantara kebun nanas. Kondisi jalan sudah mulus dengan aspal. Tetapi kiri-kanan kebun nanas sudah hangus terbakar. Tercium seperti aspal terbakar, tanah gambut masih banyak disekeliling jalan.

Banyak motor diparkir dipinggir jalan Parit. Pemilik motor-motor itu antara lain anak laki-laki, remaja pria, dan lelaki dewasa, bahkan sudah kategori kakek pun ada. Mereka berkumpul untuk main layang-layang. Ada juga beberapa remaja putri duduk didekat motor, sepertinya sedang menonton temannya bermain layangan.

Jalan Parit merupakan lokasi yang strategis untuk bermain, tempatnya teduh, belum ada perumhan apalagi mall tetapi banyak asap, hehe…
Selain itu dibelakang kami parkir motor, ada sedikit tumpukan sampah plastik air mineral, bungkus kue/snack dan lainnya.

Jika tidak ada asap dan sampah, pemandangn kebun nanas dan layang-layang bisa jadi tempat refreshing yang menyenangkan 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s