Internet sehat bagi siswa

Perkembangan teknologi tidak mungkin dibatasi, kita sebagai orang yang terus mengikuti perkembangan teknologi atau akan tertindas oleh teknologi. Mengikuti perkembangan teknologi bukan berarti diperbudak oleh teknologi.

Maraknya penculikan siswi melalui situs jejaring sosial semakin meresahkan para orang tua, guru dan masyarakat. Selain itu efek negatif yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan internet oleh siswa/i menjadi perhatian semua pihak.

Tidak bisa dihindari, guru TIK menjadi salah satu pihak yang harus peduli dan memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Malah bisa2 guru TIK menjadi sasaran empuk oleh oknum karena dianggap mengajarkan hal yang tidak baik kepada anak didiknya. :mrgreen:

Anak jaman sekarang tidak perlu diajari, mereka sudah bisa bahkan lebih pandai dari gurunya. Bisnis warnet semakin berjaya dengan ramainya penggemar setia yang selalu nongkrong di depan komputer. Mereka menjadi lupa makan karena sudah kenyang bergaul di dunia maya. Keasyikan ngenet menjadikan mereka lupa akan lingkungan sekitar. Jauh menjadi dekat dan dekat menjadi jauh.

Memarahi anak dan melarang keras untuk berinternet bukanlah solusi yang bijak. Anak semakin di larang, rasa ingin taunya semakin besar dan siap memberontak.

Melalui tulisan ini, saya mengajak para pembaca marilah kita bersama memberikan pengertian dan pemahaman tentang internet sehat atau menggunakan jejaring sosial yang positif dan tidak lupa memberikan teladan yang bagi mereka.

Saya menggunakan gambar kartun ini untuk membantu saya memberikan pendidikan internet sehat bagi anak didik.
Dengan gambar yang lucu dapat menarik perhatian siswa/i dan menyampaikan tujuan kita dalam mendidik internet sehat.
Tidak hanya di sekolah, di tengah keluarga dalam rumah pun para orang tua terus mendidik anaknya tentang internet sehat.

Semoga bermanfaat 🙂

38 thoughts on “Internet sehat bagi siswa

  1. Betul bu…mereka harus diajari bagaimana berinternet secara sehat…agar tetap bergaul di dunia nyata, serta sadar risiko jebakan oleh orang yang berniat menipu melalui dunia maya.

  2. setidaknya ikut mengerti tentang tekhnologi bisa mendampingi. karena terkadang orang tua enggan untuk mau belajar lagi tentang tekhnologi. dan akhirnya sang anak pun belajar dari orang lain. iya kalau belajarnya itu bener, kalau salah. hehe, bisa gawat.

  3. Salam. Saya tertarik dengan tulisan saudara/saudari walaupun agak kurang memahaminya. Apapun kita sendiri yang menentukan agar internet itu sihat dan memberi manfaat. Salam hormat.

  4. Sebenarnya ituah kekurangan dari internet, tidak ada filterisasi dalam mengaksesnya. Mungkin kedepannya nanti untuk situs2 gak beres itu akan dibedakan IP nya sehingga tidak mudah diakses sembarang orang. Nice post bu…

  5. Internet yang “sehat” dapat dilihat dari dua aspek. Sisi kuantitas dan kualitas. Sisi kuantitasnya ya tentu saja pemakaian Internet jangan berlebihan karena akan mengganggu jiwa kesosialan seorang anak. Namun tentu saja semua yang berlebihan itu tidak baik, jangankan Internet, lha wong belajar berlebihan saja juga nggak baik kok, bisa mengganggu jiwa kesosialan si anak juga! Sama saja kan?? Huehehe….

    Nah, dari segi kualitas, memang pemakaian Internet harus tepat sasaran. Untuk itu bukan hanya guru2 yang wajib mengetahui Internet tetapi juga orang tua di rumah harus melek Internet. Agar orang tua bisa membina dan mengarahkan pemakaian Internet si anak. Jangan orang tuanya justru dibohongin melulu sama anaknya tentang Internet! Huehuehue…… :mrgreen:

  6. mungkin lebih baik menggunakan DNS yang khusus untuk internet sehat yang ngeblock website2 yang bersifatnya pornografi. namun disamping itu harus disertai pemberitahuan dari orang tua buakan hanya mengandakaln kata2 guru bangku sekolah saja. peranan orang tua bisa menjadi nilai tambah yang sangat kuat

  7. itulah dampak negatif dari kemajuan teknologi, oleh karenanya iptek tanpa imtaq akan berdampak buruk bagi siapa saja. Harapan kita sebaiknya situs2 gk beres itu di karantina dalam IP khusus. Mengenai situs jejaring sosial, sebenarnya baik jika dimanfaatkan secara benar… terkadang kesalahan tidak mutlak pada medianya tetapi anak itu sendiri. Maka sebagai ortu wajib kita tuntun mereka dan bahkan jadikan sebagai teman… nice post bro

  8. sepakat banget dengan bu ita. sdh bukan saatnya lagi orang tua melarang anak2 utk berakrab2 dg internet. yang perlu dilakukan adalah pendampingan dan penjelasan sehingga anak2 bisa memanfaatkan internet utk hal2 yang positif.

  9. ya, betul mbak. sy aktif lagi belajar komputer gara2 anak2 belajar di sekolah dan sering disuruh mencari bhn di internet, orang tua harus bisa supaya dapat menjawab pertanyaan anak sekaligus memantau

  10. Teringat pesan Khalifah Ali Bon Abi Thalib “Didiklah anakmu sesuai zamanmu” sekarang zamannya teknologi jadi wajib mengajarkan mereka untuk akrab dengan teknologi yang sehat dan bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s