Peran Bu Muslimah Guru Terbaik di Brussel (Belgia)

Perfilman Indonesia boleh berbangga karena salah satu aktris Indonesia mendapatkan penghargaan “The Best Actris dari Brussels Film Festival” tahun 2009. Penghargaan Brussel Film Fetival digelar di Belgia. Aktris tersebut bernama Cut Mini dalam aktingnya sebagai ibu Muslimah di Film ‘Laskar Pelangi’.

Sebagai aktris, kemampuan akting aktris berdarah Aceh ini juga diuji. Menurut Mini, sulit baginya memerankan tokoh Ibu Muslimah yang dinilainya bersahaja.

Film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata ini, berkisah tentang perjuangan hidup dan keindahan persahabatan di sebuah sekolah dasar di Pulau Belitong. Dimana 2 guru dan 9 murid menanti datangnya 1 murid yang akan mencegah sekolah mereka ditutup. Ke-10 murid itu lah yang kemudian dinamakan ‘Laskar Pelangi’.

Peran guru SD sangat berbeda dengan guru SMP atau SMA bahkan dosen sekalipun. Guru SD lah yang memegang peranan penting agar kita bisa meneruskan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan sabar guru SD mengajar dan mendidik kita membaca, menulis, berhitung, bersikap sopan santun, disiplin dan lain sebagainya. Guru SD tidak hanya sebagi pendidik dan pengajar tetapi juga merangkap sebagai konsultan, teman, tempat curhat, pengganti orang tua. Peran guru SD sungguh luar biasa. Terima kasih untuk semua guru SD di seluruh Indonesia.

6 thoughts on “Peran Bu Muslimah Guru Terbaik di Brussel (Belgia)

  1. Terimakasih untuk semua guru di seluruh Indonesia mbak…
    Te-o-pe bgt dah, 100 jempol bwt Cut Mini, smoga mjadi pendongkrak semangat semua guru di Indonesia.. “Jasamu tiada tara”

  2. Tetapi yang paling berjasa adalah guru TK, karena pada saat TK-lah kita diajarkan bermain. Waktu udah SD, yang diajarin matematika dan segala yang pusing-pusing. Jadi jikalau kita bermain2 pada saat kita belajar matematika misalnya, jangan salahkan muridnya, tapi salahkanlah guru TK yang telah mengajarkan kita bermain2 pada saat di kelas dulu….. :mrgreen:

    **ditabok mbak Ita** :mrgreen:

    • Huehehe..tapi tidak semua anak (jaman saya) mengenyam pendidikan TK 😀
      Kalo jaman sekarang sih sudah byk anak yang masuk TK bahkan PAUD.
      memang nikmat masa2 kecil dengan bermain2 tanpa pusing2 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s