Seminar “The World is My Class” bertema ICT for Education

Tanggal 30 April 2009 sampai 4 Mei 2009 dilakasanakan Natiaonal IT eXpo (NIX) di Pontianak Conv. Center (PCC). Membaca brosur atau spanduk NIX yang disebar dipusat kota Pontianak membuat saya tertarik mengunjungi PCC pada hari pertama. Pengalaman tahun lalu, NIX tidak hanya sekedar pameran produk2 IT **lebih banyak jual komputer dan laptop** tetapi ada seminar nasional. Nah..itu dia yang saya cari. Saat pembukaan NIX berlangsung, saya mengajak suami tercinta mengunjungi PCC, terima kasih banyak buat suami tercinta yang telah bersedia menemani ke PCC sekaligus mendaftarkan saya seminar, huehehehe… Seminar “The World is My Class” bertema ICT for Education diadakan tanggal 4 Mei 2009 jam 13.00 – 17.00 WIB. Ada 2 orang pembicara yaitu Satria Dharma dan James F. Tomasouw. Bapak Satria Dharma adalah nama yang tidak asing bagi saya karena beliau adalah Ketua Klub Guru Indonesia, saya juga sering membaca tulisan beliau di milis2 dan situs pendidikan. Lalu siapa Pak James F. Tomasouw, ternyata beliau adalah konsultan TI bidang pendidikan di Klub Guru juga. Klub Guru merupakan perkumpulan guru2 seluruh Indonesia seperti PGRI, namun Klub Guru independen artinya bukan organisasi di bawah pemerintahan. Sebagai pembicara pertama adalah Pak Satria Dharma. Gaya bicara dan pembawaan beliau yang serius membuat sebagian peserta seminar tegang. Beliau pun mengakuinya tapi saya salut karena beliau selalu berusaha tersenyum dan membuat orang lain tersenyum. Judul presentasi yang diberikan Pak Satria Dharma yaitu “ guru Profesional dan Tantangan Pendidikan di Masa Depan”. Berikut ini saya kutipkan ringkasan seminar beliau : Ciri utama guru yang profesional mampu melaksanakan pembelajaran secara : EFEKTIF, BERMAKNA dan MENYENANGKAN. Tahukah anda …? bahwa anak-anak yang lahir setelah tahun 1982 ketika mencapai usia 21 tahun : • Telah menghabiskan 10,000 jam untuk bermain ‘video games’ • Menonton televisi selama 20,000 jam • Mengirim 200,000 email • Menghabiskan 10,000 jam memakai telepon genggam KIAT MENJADI GURU YANG HEBAT DAN DICINTAI SISWA 1. Jadilah guru yang menyenangkan. Jangan jadi guru yang menyeramkan 2. Jadilah guru yang kredibel (dipercaya) 3. Jadilah guru yang menimbulkan inspirasi bagi siswa Yang TIDAK BOLEH dilakukan Guru 1. Jangan bawa masalah Anda ke kelas 2. Jangan mengritik orang 3. Jangan membuat malu siswa 4. Jangan membandingkan seorang siswa dengan saudaranya yang lain 5. Jangan mengolok atau mengejek siswa dengan kata ‘bodoh’,’telmi’, ‘lamban’, ‘kuper’, dlsb. 6. Jangan merokok di kelas. Juga jangan merokok dalam pertemuan resmi kecuali diperkenankan oleh hadirin Selanjutnya pembicara kedua adalah Bapak James F. Tomasouw selaku konsultan TI bidang pendidikan di Klub Guru. Materi seminar beliau adalah : 1. Mengapa TIK dianggap penting bagi proses pendidikan dan pengajaran? • Gaya belajar generasi terkini melalui rumah, sekolah, ranah public dan dunia maya. Dari lingkungan tertutup menjadi terbuka –komunitas, komunikasi, pasar, pemikiran, perilaku, nilai–. • Evolusi sumber daya pendidikan mulai dari penemuan konsep bahasa, tulisan alpabet, mesin cetak hingga teknologi digital. Terjadinya DIGITALISASI terhadap PROSES dan SUMBER DAYA pembelajaran ! • Keterbatasan indera manusia; keterbatasan fisik, akses, lokasi, jumlah, jangkauan, ingatan, konsistensi. • Adaptasi kebutuhan belajar; keseimbangan IQ (problematic learning), EQ (joyful learning), SQ (meaningful learning). • Target efektivitas dan efisiensi; SDM, jejaring kemitraan, konten dan pengetahuan, fasilitas dan sarana prasarana. 2. Inisiatif-inisiatif TIK bagi pendidikan ? • Metode pembelajaran berpusat pada siswa. 3. SAGUSALA (Satu Guru Satu Laptop) • Mendukung transformasi pendidikan nasional melalui penyediaan sarana berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan harga terjangkau kepada guru. • Program : Notebook, Digital Media Learning, Mobile Internet Access, Blog KlubGuru, KlubGuru Commerce Zone (Amazone KG), Financial Strategy. • Bagaimana Mendapat SAGUSALA ? Langkah-langkah : 1. Pilih tipe notebook 2. Hubungi Pengurus KlubGuru setempat 3. Mencari sumber dana (jika kredit) 4. Membayar 5. Notebook diisi konten pembelajaran 6. Pasang Akses Internet 7. Siap digunakan & akses blog,wiki,email Di akhir seminar, ada doorprize berhadiah mouse pad, flash disk, memori card tapi saya gak dapat. Hiks… Sampai sini dulu cerita saya, semoga bermanfaat. Wassalam

Advertisements

8 thoughts on “Seminar “The World is My Class” bertema ICT for Education

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s