Anda pernah ketemu orang perfeksionis? Atau jangan2 Anda termasuk golongan orang perfeksionis? Hehehe…

Orang perfeksionis memandang segala sesuatu harus full jadi gak bisa ada sedikit kekurangan, kejelekan atau kesalahan. Repotnya kadang orang perfeksionis melihat orang lain dari sisi negative *karena gak sesuai dengan keinginannya*. Padahal gak semua yang ada dipikiran orang perfeksionis juga terpikirkan oleh orang lain. Tidak jarang orang perfeksionis menuntut orang lain jadi lebih baik tanpa sadar dirinya juga harus memperbaiki diri.

Orang perfeksionis cenderung egois, semua hal harus sesuai keinginan atau imajinasinya tanpa mau ngerti kondisi orang lain. Serta sering menuntut orang lain untuk mengikuti apa yang diinginkan. Terlalu detail bahkan hal2 kecil pun bisa jadi hal besar bagi orang perfeksionis sehingga sulit toleransi ke orang lain. Kesan yang paling menonjol dari orang perfeksionis adalah “semau gue”.

Tapi sisi positif dari orang perfeksionis adalah lebih teliti dalam melakukan sesuatu, malah sangat berhati2 bekerja *sampe kadang2 gak ada yang dilakukan karena terlalu banyak hal yang dipertimbangkan*. Orang perfeksionis takut akan kegagalan, sehingga total dalam bekerja *blm tentu utk hal lainnya* selain itu orang perfeksionis kreatif dan berpikir taktis.

Sebenarnya orang perfeksionis itu sadar gak sih bahwa di dunia ini gak ada yang sempurna?!? Walaupun sudah berusaha semaksimal mungkin, bisa saja hasil yang terjadi gak sepenuhnya sesuai target. Belajarlah untuk bersyukur.

Bagaimana menurut Anda cara menghadapi orang prefeksionis???

Advertisements