Sudah jadi rahasia umum perdebatan, pro kontra tentang Ujian Akhir Nasional. Ntah itu mulai dari persiapan, aturan main, penyelenggaraan sampai hasil UAN yang dipermasalahkan. Kalo semua itu diceritakan di sini terlalu panjang, hehe.

Bukan persoalan seperti apa pro kontra yang terjadi *ato akan terjadi* tapi bagaimana kita menyikapi Ujian Akhir Nasional tersebut. Toh, bicara ini itu bahkan sampai demo pun juga tidak dapat menyelesaikan masalah yang ada. Karena UAN akan tetap dilaksanakan dengan tambahan beberapa mata pelajaran.

Hal yang lebih penting untuk dilakukan adalah bagaimana peranan siswa yang akan menghadapi UAN, pihak keluarga, dan sekolah dalam membantu melewati tantangan UAN kelak.

Pertama, yang harus dimiliki oleh para siswa adalah keyakinan diri. Motivasi dalam dirinya. Hal tersebut penting karena bagaimana mau sukses menjalani UAN jika dalam dirinya tidak ada kemauan untuk berhasil untuk menghadapi UAN. Optimisme n berpikir positif harus tertanam dalam jiwa setiap siswa.

Kedua, pihak keluarga yang merupakan tempat paling dekat dengan siswa. Semua anggota keluarga harus bisa menciptakan suasana yang nyaman untuk belajar. Rasa aman dan keakraban juga diperlukan untuk menjaga perasaan siswa sehingga siswa tidak mengalami gangguan dan dapat mempengaruhi konsentrasi belajarnya. Selain itu, orang tua senantiasa mengontrol perkembangan hasil belajar anaknya. Mulai dari ulangan harian sampai try out menjelang UAN. Sehingga orang tua bisa memahami kesulitan apa yang dihadapi anaknya dan berusaha mencari solusi kesulitas tersebut. Pihak keluarga sangat berperan untuk mempersiapkan mental siswa apabila hasil UAN tidak sesuai dengan harapan. Kekuatan iman sedang diuji apakah ikhlas menerima keputusan yang diberikan Allah SWT.

Tidak ketinggalan, pihak sekolah tentu juga berperan dalam membangun semangat berjuang para siswanya. Guru memberikan strategi belajar yang mudah untuk menyelesaikan soal2 UAN dengan cepat dan tepat. Selain itu, guru dapat memberikan buku panduan sesuai dengan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) dan membahasnya bersama siswa agar mereka memahami pelajaran yang ada.

Ketiga hal di atas bersatu dan hasil akhir tentunya tergantung dari keputusan Allah SWT. Seluruh rencana dan ikhtiar yang telah dilakukan tidak akan terwujud tanpa campur tangan Yang Maha Kuasa..

Wallahu’alam

Advertisements