Untuk menghibur diri dari segala jadwal konser yang padat dan sempat ngedrop, malam jumat (11-10-07) *dikawal para lelaki* saya putuskan untuk menghabiskan waktu dgn nonton GET MARRIED *tayangan perdana euy*
Di film tersebut, beradu akting Mbak Nirina “Mae” Zubir bersama tiga teman cowoknya (aming, desta, ringgo).

Bulan Juli yang lalu saya nonton aksi Mbak Nirina jadi bala dewa, sekarang Mbak Nirina jadi cewek tomboy, lulusan sekretaris tapi punya cita2 jadi polwan *gak ada yg nyambung* 😀
Tante Meriam Bellina & Om Jaja Miharja berperan sebagai ortunya yang ngotot mencarikan JODOH buat anak putri atu2nya. Lelaki baik2 dari luar kampung *orang kampung lain kan gak tau gimana kelakukan anaknya*
Satu per satu cowok2 “aneh” yg mencalonkan diri jadi suami “Mae” mulai berdatangan ke rumah Pak Mardi. Tetapi cowok2 itu pun akhirnya mundur karena selalu dihalangi tiga makhluk penjaga “Mae”, yaitu Beni, Guntoro dan Eman 😀 Hal tersebut mereka lakukan karena mereka sayang dengan Mae *katanya*. Akhirnya ada lelaki tampan, kaya dan berpendidikan *wuiiih cukup lengkap utk jadi calon suami* yang nekat datang ke rumah Mae. Mereka pun jatuh cinta pada pandangan pertama *ceileee..suit..suit*
Begitulah sekilas cerita film barunya Mbak Nirina. Dari awal sampe akhir selalu disuguhi adegan2 degel shg puas ketawa-ketiwi, gak percaya?? nonton ajah 😀
Penulis skenario film ini adalah Musfar Yasin, itu loh yang juga jadi penulis naskah film Naga Bonar Jadi 2

Dari film tersebut, ada hal yang kurang enak didengar yakni mereka terlalu sering menyebutkan binatang ke dalam percakapan *padahal binatang kan gak ada jadi pemain*.
Budaya tawuran antar kampung di Indonesia juga ditampilkan dalam film tersebut. Lewat tawuran itulah masalah dapat diselesaikan dengan hepi ending.. *apa mesti tawuran dulu baru bisa selesaikan masalah???* 🙂

Advertisements