Petualangan di tempat kerja yang baru membuat saya harus lebih giat menambah ilmu, mencari n bertanya pengalaman dari rekan2 yang telah sukses sebelum saya. Seperti yang tante bilang, saya harus bawa pawang untuk menjinakkan yang liar πŸ˜€

Dulu kita beranggapan pengalaman adalah ilmu yang baik tetapi skrg pengalaman orang lain adalah ilmu yang baik. Ya, melalui pengalaman orang lain yang telah sukses tentu kita akan tahu bagaimana proses yang dijalaninya, kita bisa mencontoh atau mengambil hikmah dari situ. Jika orang lain telah melewati jalan yang akan kita lewati, otomatis kita akan tahu letak jalan lurus, ada belokan atau lubang dan jalan yang rusak sehingga kita tidak akan mengulangi kesalahan mereka.

Selanjutnya kita tinggal menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang kita alami. Karena setiap pendidik memiliki karakter, gaya yang berbeda dalam mendidik siswa2nya. Begitu juga dengan bidang studi yang diajarkannya.

Tugas seorang pendidik tidak terbatas pada pemenuhan otak siswa saja dengan berbagai ilmu pengetahuan. Namun seorang guru juga harus mengajarkan pendidikan menyeluruh yang memasukkan beberapa aspek akidah dan tata moral. Oleh karenanya, seorang pendidik yang sukses harus mampu menjadikan perkataan dan tingkah laku siswanya di kelas selalu berlandaskan kepada petunjuk Nabi yang benar.

Ia harus bisa ikhlas dalam segala aktivitasnya hanya untuk Allah dan tidak karena harta. Jika ia diberi gaji atau honor meskipun itu sedikit, ia tetap bersyukur *tantangan yang cukup berat*. Kalaupun tidak diberi, ia tetap bersabar dan Allah akan meberi rezeki kepadanya di dunia dan akan dicatat sebagai pahala di akhirat.

Syarat Pendidik yang Sukses (Muhammad Jameel Zeeno, 1999 : 47-54) :

  1. Yang bersangkutan harus menguasai bidang yang diajarkannya. Ia juga memiliki inovasi dalam praktik pengajarannya, mencintai pekerjaan dan siswanya, mengerahkan segala potensi yang dimilikinya dalam penddikan untuk mencapai pendidikan yang baik dan membekali diri dengan pengetahuan yang bermanfaat.
  2. Ia juga harus bisa menjadi contoh yang baik bagi yang lainnya, baik dalam perkataan maupun perbuatannya.
  3. Ia harus melaksanakan terlebih dahulu apa yang ia perintahkan kepada murid2nya, mulai dari tingkah laku, akhlak, dan ilmu yang diajarkan. Jangan sampai ia melakukan suatu perbuatan yang bertentangan dengan apa yang dikatakannya sendiri.
  4. Seorang pendidik harus mengetahui bahwa tugasnya sebagai guru menyerupai tugas para Nabi yang diutus oleh Allah untuk mengajarkan petunjuk kepada umat manusia. Ia juga harus bisa mencintai mereka layaknya orang tua. Ia bahkan dianjurkan mau berbuat baik dalam membantu anak didiknya dalam menyelesaikan masalah dan hal yang lain, yang merupakan bagian dari tanggung jawabnya.
  5. Seorang pendidik harus berbeda kadar keluhuran akhlak, tingkat pendidikan, dan kecerdasannya. Oleh karena itu, ia berkewajiban untuk berusaha memperbaiki akhlaknya dan menambah pengetahuannya.
  6. Seorang pendidik sukses akan senantiasa saling tolong menolong dengan rekan seprofesinya sesama pendidik.
  7. Pengakuan terhadap suatu kebenaran merupakan suatu hal yang utama. Oleh karenanya, seorang pendidik yang ingin sukses harus tunduk pada kebenaran dan tidak segan meninjau kembali kesalahan2 yang dilakukannya.
  8. Seorang pendidik hendaklah senantiasa berlaku jujur dalam bertutur. Ingatlah bahwa semua kejujuran pasti membawa kebaikan. Jangan sekali2 mendidik siswa dengan berdusta walaupun hal itu menguntungkan.
  9. Seorang pendidik hendaklah bisa menghiasi dirinya dengan sifat sabar pada saat menghadapi permasalahan dengan para siswa dan pelajarannya. Hanya dengan bersabar, ia bisa tertolong untuk melakukan dan meyelesaikan aktivitas yang mulia.

 

Semoga saya, Anda dan seluruh pendidik Indonesia dapat memenuhi syarat menjadi pendidik yang sukses !!! Sehingga kelak, masa depan bangsa kita menjadi lebih baik.

 

Wallahualam

Advertisements