RSS

Pentingnya Berpikir Positif

23 Feb

Tulisan ini saya persembahkan untuk dua orang sodara angkat yang sangat saya sayangi n cintai. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua.Amin..

POSITIVE THINKING!!!!!!!!
Dalam menjalani hidup, tentu saja kita sebagai manusia selalu ada masalah n tantangan yang diberikan Allah SWT. Apa yang Allah berikan itu pastilah untuk menguji kita sebagai hamba apakah tetap berada dijalan-Nya atau tidak.
Setiap orang punya masalah tapi yang membedakan orang yang satu dengan yang lain adalah bagaimana orang tersebut me-manage n menyikapi masalah yang dihadapi.
Secara sadar ataupun tidak, kita sering mengeluh dan berpikir negatif terhadap keadaan atau situasi yang kita alami. Berpikiran negatif kepada sesama manusia saja tidak baik, apalagi kalau kita sampai berpikiran negatif kepada Sang Pencipta?! Na’udzubillah.
Keadaan kita tidak akan berubah dari satu kondisi ke kondisi lain, kecuali dengan usaha kita sendiri. Memang…,semuanya hanya akan terjadi dengan takdir Allah, tapi dalam menjadikan segala sesuatu itu, Allah menggunakan sebab. Selama kita belum mengenal hukum perubahan ini dengan baik, maka segala upaya untuk mengatasi rasa cemas atau agar terbebas dari kesusahan, tidak berguna. Kita tidak akan mampu terbebas dari rasa cemas kecuali jika kita sendiri bersikeras untuk mengatasi hal ini.
Luruskan niat.
Perbanyak n optimalkan ikhtiar.
Berdoa n tawakal kepadaNya.
Ikhlas *dapat rumus baru dari adik*
Semua kesusahan, kegelisahan, kecemasan *dan ntah apalagi istilah lainnya* akan hilang dengan mengubah dan meluruskan gaya berpikir kita.
Hidup ini merupakan hasil dari pikiran kita.
Hilangkan penyakit hati. Sering kali kita sendirilah yang membuat rasa cemas terjadi pada diri kita. Juga kita sendiri yang memilih terjadinya kesusahan dan kesedihan. Penyakit ini tentu bukan karena virus akan tetapi penyakit akibat adanya kerusakan pikiran kita dan akibat sedikitnya iman kita kepada Allah SWT..
Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri. Kalimat sederhana itu bermakna dalam karena merupakan hal yang dapat membawa kebahagiaan bagi jiwa manusia. Ketika kita mencintai saudara kita seperti kita mencintai diri sendiri, dada kita akan terasa lapang. Jiwa kita terasa tenang dan kita akan merasakan puncak kepuasan.
Kebahagiaan kita menjadi bertambah ketika kita menanggalkan titik2 hitam. Titik2 hitam ini bisa berupa rasa dengki, iri, benci, dendam, dan sebagainya.
Jangan bersedih dengan masa lalu. Pikirkan n laksanakan masa kini. Persiapkan diri untuk masa depan. Adanya perasaan sedih karena masa lalu, juga karena mengingat peristiwa masa lalu yang tidak mungkin kembali lagi merupakan suatu kelemahan yang akan menjadikan seseorang terus merasa terus terbelenggu dan hanya akan menjadikannya lemah dan tak berdaya.
Sebagai penutup, saya hanya bisa memberikan pesan *teori yang belum tentu juga selalu saya praktekan* bahwa barangsiapa yang meminta pertolongan Allah, maka ia selamanya tidak akan menjadi lemah. Jadi ada motivasi bagi muslim/muslimah agar percaya diri atas kesuksesannya dan agar tidak putus asa.
Always smile. Keep Caiiyooo. Never give up!! *Fie mode on*

About these ads
 
23 Comments

Posted by on February 23, 2008 in cerita, eNPe, koncoitha, religius

 

Tags: , ,

23 responses to “Pentingnya Berpikir Positif

  1. rovich [ndak login]

    February 23, 2008 at 11:32 am

    manggut-manggut

    thx buat tulisannya sist…… *jadi terharu…..hiks*

    sama2, bang *siap2 ambil tisu :-P*

     
  2. Sawali Tuhusetya

    February 23, 2008 at 5:55 pm

    nasihat bu ita sebenarnya bukan utk adik tersayang aja, tapi juga untuk yang lain, termasuk saya bu! *ikutan terharu*

    itu khusus utk adik dan abang saya tapi bersyukur juga kalo bisa bermanfaat buat pembaca :-D

     
  3. Bapak

    February 24, 2008 at 1:56 pm

    Saya bahagia punya anak2 seperti ini, emang harus begitu sama saudara, saling menasehatkan dan mengingatkan, si abang pun harus rajin menasehati dan menjaga adik2nya …..he3

    Hilangkan segera titik-titik hitam tersebut …
    Ketika kita melihat sehelai kain putih dengan sebuah noktah hitam diatasnya, maka apa yang kita lihat? Gunakan kekuatan pikiran positif untuk menghilangkan titik2 hitam itu ….

    Ita juga bahasgia punya Bapak TKP yang bijaksana n perhatian dgn anak2nya :-D
    Hu’uh si abang tuh kerjenye suke nyakat jak :-P *ngadu mode on*

    Lihat kain putihnya aja, pak. Toh kain putih lebih dominan daripada titik hitam ;)
    Semoga Allah selalu memberikan petunjuk n kekuatan utk bertahan…

     
  4. kahlilpooh

    February 24, 2008 at 4:00 pm

    Hikz…. hikz….. hikz……… — berpikir negatif itu capeknya minta ampun, so Berpikir yang Positif saja –

    Hu’uh kalo lebih udah dgn berpikir positif ngapain repot2 berpikir negatif :-D

     
  5. Yari NK

    February 24, 2008 at 6:29 pm

    Ya…. positive thinking berhubungan dengan optimisme dan optimisme itu berhubungan dengan semangat atau spirit, semangat adalah modal yang tak ternilai harganya bagi penentuan keberhasilan langkah seseorang…….

    Betul, bapakku..Begitulah seharusnya prinsip kita dalam menjalani hidup :-D

     
  6. cangak

    February 24, 2008 at 7:33 pm

    pikiran negative? sebenarnya ndak pingin kita keluarkan, namun apa yang terjadi jika ada “sesuatu” yang melintas di otak dan alam bawah sadar kita. karena “sesuatu” tadi lah memicu adanya pikiran negative, jika keadaan kita lagi stabil mungkin itu bisa di tekan hingga positive lebih dominan, namun apa yang terjadi kalo kita lagi labil. disitu lah letaknya set## merongrong, dan terus merongrong.
    #Perbanyak n optimalkan ikhtiar. Berdoa n tawakal kepadaNya.Ikhlas *dapat rumus baru dari adik*
    amat gampang untuk di terapkan namun susah untuk fokus kalo lagi labil.
    kalo nasehat keep smile itu yang menurut saye paling ampuh jika kita lagi labil.
    smile to reduce pain, owfull, etc kekuatan smile dapat membuat sesuatu tidak kita inginkan berlalu dengan smile noda hitam sedikit sedikit lenyap denga smile dunia jadi indah dengan smile dengan smile and smile :)

     
  7. pipiew

    February 25, 2008 at 10:42 am

    Terkadang saat terlemah adalah saat kita berpikir bahwa kita telah menjadi kuat, dan titik-titik hitam seringkali menyerbu hati tanpa mengenal ruang dan waktu. Begitupun dengan masa lalu yang tanpa ampun membelenggu jalan ketika berusaha melangkah ke depan..

    Rabb…forgive me please..

    Mbak, Bapak, Abang…i need u all to wake me up..

    Nikmatilah hidup dengan bersyukur & bersabar ;)

     
  8. Adhit

    February 25, 2008 at 12:28 pm

    :-) & :)>-

    adit komen apa sih? :-? :-D

     
  9. ardianzzz

    February 26, 2008 at 8:20 am

    boleh ngasih kritik?

    kalau untuk berfikir positif jangan bilang never give up atau pantang Menyerah! katakanlah ‘Jadilah manusia Tangguh’
    sepertinya itu lebih baik karena tidak ada kata2x ‘menyerahnya’ hehe

    Boleh..Boleh..
    Iya ya..disitu masih ada kata negatifnya.. :-D
    Terima kasih atas kritiknya ;)

     
  10. wida

    February 26, 2008 at 9:27 am

    setujuuuuuuuu,………. be positive be happy,.. !! ;)

    Yup, mari sll berpikir positif ;)

     
  11. Ersis W. Abbas

    March 2, 2008 at 10:33 pm

    Ya ya … berpikir positif modal untuk maju

    Betul, pak :)

     
  12. nopian

    March 11, 2008 at 1:27 pm

    berpikir positif emang wajib hukumnya…… trims tulisannya sangat menggugah…

    sama2 :D

     
  13. virgiyan h

    May 29, 2008 at 3:39 pm

    aku bosen sama orang2 yg selalu negatip thinking……mereka tuh sok tau bgt,,,maen nuduh orang yg jelek2..padahal mereka sendiri?
    guys,,,gw saranin deh u harus terus positif thinking,,krna hidup tuh jadinya nyantai bgt…oks!!

    Oke deeh..makasi ya ;)

     
  14. BUDDY RAHMADINOV

    October 29, 2008 at 1:25 pm

    sahabat-sahabat tercinta. Memang sangat esensial jika punya sikap positif dalam menghadapi kehidupan. Saya punya sebuah cerita tentang sikap positif ini. Mudah-mudahan cerita ini berguna buat sahabat-sahabat tercinta. Cerita ini saya cuplik dari buku saya yng berjudul “SEJUTA CINTA BERBUNGA SORGA”. Semoga bermanfat!.

    MENGAMBIL SEGI POSITIF
    DALAM KEHIDUPAN

    Di sebuah taman bunga seorang dara jelita sedang asyik memetik mawar-mawar yang sedang mekar. Tiba-tiba ia menjerit karena tangannya tertusuk satu duri bunga mawar yang tajam. Seorang Babushka yang melihatnya hanya tersenyum lembut seraya berkata:
    “Ananda Sayang, jangan membenci duri kecil yang menusukmu, melainkan lihatlah pada keindahan bunga mawarnya.”
    “Maksudnya, Bunda?”
    “Ambil segi positif dalam segala peristiwa yang menimpa dirimu, anakku. Jangan melihat kehidupan dari sisi sedihnya, dukanya saja, tapi lihatlah dari segi suka dan gembiranya. Kepedihan, kesedihan, serta duka lara merupakan sedikit duri yang menusuk kalbumu dalam kehidupan. Sementara rasa suka, bahagia dan gembira merupakan bunga mawar yang mekar di tengah ladang kesabaranmu, Anakku.”
    ____________________________

    Babushka : Nenek

    SALAM SEJUTA CINTA SAHABAT SEMUA!!!

    Dari

    Buddy Rahmadinov
    Writerpreneur
    CEO THE KomsobAT Inc.

     
  15. bowo

    November 15, 2008 at 10:43 am

    fokus pada yang positifnya aja bisa semua orang dapat melakukanya akan tetapi lingkungan juga mempengaruhi cara berfikir kita tergantung rujukanya dimana klo rujukanya kitab suci so pasti oke, tetapi klo majalah playboy sisi pandang positif juga berbeda menurut kitab suci dan sisi pandang majalah playboy jadi hati (qolbu) menjadi peran penting untuk bertanya apakah ini baik dan benar serta bermanfaat untuk masyarakat luas dari sisi kebaikan. (karena saya sering diskusi dgn orang yg korupsi cara berfikir positif mereka salah dari korupsi uang dibagi ini sesuatu yang positif dosa jangan dimakan sendirian bagi-bagilah) salam dari saya kita harus punya landasan yang jelas untuk berfikir positif kalo kata saya menyimpang maafkan

     
  16. donadzku

    March 27, 2009 at 3:21 pm

    hay blog walking

     
  17. zie

    April 4, 2009 at 10:39 am

    Be positive thinking wat semuanya,

     
  18. Singamurti

    April 4, 2009 at 8:10 pm

    Setuju 1.000% Bu Ita! Kita harus selalu bersikap positip, berpikiran positip, berperilaku positip, bertindak positip, bereaksi positip, mengamalkan hal-hal yang positip, selalu menilai segi positip seseorang, saldo dana kita di tabungan harus selalu positip, tapi kalau cek di lab untuk kesehatan kita maka untuk semua jenis penyakit hasilnya harus negatip. He he he … Sudah bertahun-tahun saya mensosialisasikan kepada semua orang yang saya temui agar “ Jangan memberi KTP kepada penyakit!” Mengapa? Ceritanya begini ……Konon ada 2 orang penderita kanker stadium 4, katakan si A dan si B, yang telah divonnis dokter bahwa hidup mereka hanya sisa 4 bulan. Si A mencairkan semua assetnya dan pergi berlayar naik kapal pesiar untuk benar-benar menikmati sisa hidupnya, dia melupakan sama sekali fakta bahwa dia penderita kanker stadium empat. Eehh, 4 bulan kemudian dia masih hidup, kankernya sembuh, tapi dia benar-benar kantongnya kering! He he he …Si B sebaliknya semangatnya hilang, kepada setiap orang yang ditemui, dia mengeluh bahwa dia menderita kanker, Maka belum 4 bulan tapi dalam waktu 2 bulan dia sudah “game over”.Katanya ini bukan “konon” tapi benar-benar terjadi. Sekarang coba kita analisa. Saya bukan seorang dokter, lho! Tapi menurut pendapat saya, kanker itu selalu adalah kelompok “minoritas” di tubuh sipenderita. Mana mungkin minoritas bisa menang sama mayoritas kalau tidak di back-up oleh yang berkuasa. Kanker adalah kelompok radikal dalam tubuh yang hidupnya ngacau, maka pihak keamanan tubuh, dhi. antibodi, darah putih, atau apapun namanya, datang ke kanker dan menyuruh kanker pergi dari tubuh sipenderita. Tap si kanker bilang: “Bagaimana Anda mau mengusir? Saya punya KTP, kok! Saya adalah penduduk resmi!” Keamanan cek ke otak, dan oala … benar juga, pemilik tubuh, kemana-mana mengatakan:”Saya menderita kanker!” Eksistensinya diakui, berarti kanker dapat ijin tinggal resmi di tubuh penderita. Keamanan tetap tidak terima, maka keberadaan kanker dibatasi, maka terjadilah kiste, yang semakin lama semakin membesar. Mengapa? Karena punya ijin tinggal, dengan sendirinya suplai makanan bagi si kanker ya terus mengalir. Ya apa ya, Bu Ita?
    Sebaliknya ketika pemilik tubuh kemana-mana mengatakan bahwa dirinya sehat, maka disamping dipagari, maka suplai makanan ke kanker juga diputus, maka sel-sel kanker ini sedikit demi sedikit mati, berkurang dan sembuhlah sipenderita dari kanker. Wow, sudah cukup panjang kali ini. Sekian dulu, ya. Sampai lain kali. Selamat berjuang Bu Ita!
    Salam sukses selalu!

     
  19. li

    May 24, 2009 at 12:37 pm

    yap..thanks a lot

     
  20. ratih

    October 18, 2009 at 10:42 am

    bagus banget, mudah2 an, aku bisa seperti itu,

     
  21. manemonik

    July 1, 2010 at 11:09 am

    pada saat kita seperti kehilangan semuanya dalam hidup. satu-satunya yang kita miliki adalah pikiran yang sehat. hanya pikiran yang sehat (positif) yang bisa membawa perubahan besar dalam hidup,

     
    • nurita putranti

      July 14, 2010 at 11:16 am

      iya, pikiran yang sehat (posistif) bisa mempengaruhi pola pikir dalam menjalani hidup :)

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 109 other followers

%d bloggers like this: