Cegukan

Cegukan atau keseduan atau segunan sering kali membuat risih. Cegukan tidak mengenal usia, balita sampai orang dewasa pun bisa mengalaminya.
Biasanya kalo cegukan cara menanganinya dengan minum air tapi pas bulan Ramadhan kmrn tiba2 siang hari saya cegukan. Lha gimana mau minum..kan puasa! Ada orang baik yang menyarankan agar cegukan hilang dengan “tarik napas dalam trus keluarkan sedikit demi sedikit” tapi saran tersebut tidak saya praktekan karena cegukan pada bulan puasa itu berhasil hilang dengan solusi tidur! *halaah bilang aja mau tidur siang* :-D

Mari kita bahas ttg cegukan *tampang serius*
Menurut dr. Bastian Sp.S dari RS Ongkomulyo Jakarta, cegukan, yang dalam bahasa medisnya disebut hiccups, tak hanya menyangkut organ tenggorokan, tapi juga organ-organ lain. Termasuk di dalamnya otot-otot diagfragma, epiglotis (katup di tenggorokan), dan susunan saraf pusat (otak) serta saraf tepi (nervous prenicus).Dalam kondisi normal, saat kita menarik napas, otot-otot diafragma akan turun, dan saat itu pula katup tenggorokan membuka, sehingga udara yang menekan ke atas tidak akan berbunyi. Akan tetapi, pada cegukan, saat menarik napas, terjadi kontraksi atau bahasa awamnya kram pada otot diafragma dan otot-otot antara tulang iga. Akibatnya, keduanya akan naik. Nah, pada saat bersamaan, epiglotis (katup/klep di tenggorokan) pun tertutup, sehingga udara dari diagfragma yang naik ke atas akan menekan klep ini. Akibatnya, terjadilah cegukan.
Tertutupnya katup atau epiglotis ini terjadi karena adanya gangguan di lengkung refleks, yaitu pada susunan saraf pusat (SSP) dan saraf tepi (ST). Kedua saraf ini mengatur jalur pernafasan dalam tubuh manusia agar berjalan lancar. Tertutupnya klep ini bukan merupakan kelainan SSP atau ST, namun merupakan respon dari SSP dan ST yang terganggu.
Oleh karena saraf tepi berukuran panjang dan berhubungan dengan organ-organ di dalam tubuh, maka terkadang aktivitasnya terganggu oleh penyakit yang serius. Sehingga, cegukan dapat pula menjadi gejala adaya radang di perut, penyakit di ginjal, masalah hati atau tumbuhnya tumor di leher yang mengganggu saraf, yang kemudian mengirim respon sehingga muncullah cegukan.Berdasarkan jenisnya, cegukan bisa dibagi menjadi 2 kelompok. Yang pertama cegukan yang bersifat ringan, yang hanya berlangsung selama 1 – 2 jam saja. Cegukan jenis ini bisa hilang sendiri.. Penyebab paling sering pada ketegori ini karena adanya regangan pada lambung. Selain itu, juga karena perubahan cuaca mendadak (misalnya dari dingin ke panas atau sebaliknya), makan makanan yang terlalu panas atau dingin, meminum minuman beralkohol, merokok terlalu banyak, atau mengalami stres.Cegukan karena akan hilang sendiri saat penderita tidur. Oleh karena itu, jika Anda cegukan dari pagi sampai malam dan ternyata hilang saat Anda tidur, perlu dicari tahu, masalah apa yang tengah mengganggu Anda saat itu.
Jenis cegukan kedua bersifat tetap/permanen (persistance). Cegukan jenis ini biasanya terjadi terus-menerus, tak hanya berhari-hari tapi bisa berbulan-bulan. Cegukan jenis ini merupakan gejala adanya gangguan di otak (misalnya gejala tumor di batang otak), gejala stroke (pada penderita stroke sering timbul cegukan), infeksi di SSP (otak), adanya herpes di dada sehingga mengganggu ST, selain itu juga karena gangguan metabolik seperti pada penderita diabetes, atau penderita kelainan ginjal karena urenia. Juga karena gangguan elektrolit (kurang kalium), termasuk pengaruh obat-obatan seperti steroid atau obat tidur.Cegukan biasanya mendahului gejala lain dari suatu penyakit. Orang dewasa harus berhati-hati jika mengalami cegukan dalam jangka waktu yang lama. Orang kebanyakan tak tahu atau tak sadar bahwa melalui cegukan, tubuh sebetulnya memberi sinyal bahwa di organ tubuh kita ada yang tidak beres.

About these ads

About nurita putranti

Nama yang diberikan ayah bunda tercinta kepada anaknya yg lahir 15 Pebruari 1984, adalah:Nurita Putranti. saya suka pake eNPe yg berasal dari inisial nama saya tuch :) tapi byk juga yang panggil saya de'ita.

Posted on October 30, 2007, in AMEMOAR, eNPe, eXPi, kesehatan. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. Weeekz…. ini beneran apa ngga nih? Ntar kayak postingan situ yg indomi mengandung plastik lagi! :P :mrgreen:

  2. asalamualaikum wr.wb lg sibuk neh sbk skrng saya bu , mw ada kejuaran basket !!

  3. kalo kata temennya shiva, dora, cara untuk mengatasinya adalah dengan berhitung sampe 10 :D

  4. kalo cegukan trus tiba-tiba dikagetin dari belakang, katanya sembuh loh, Bu..
    ini sih katanya.. Gw juga belom pernah praktek..
    heheheh… :D

  5. # Yari NK
    *serius mode on* :P :mrgreen:

    # jhosbastian
    wa’alaikumsalam wr.wb. ya, ibu bantu doa smg kejuaraan basketnya sukses :D

    # ayahshiva
    boleh juga tuch, info dari dora :P

    # arhamkendari
    tolong praktekan dulu yach ntar kalo berhasil kasi tau :D

  6. tahan nafas satu menit, klo ga keburu mati ya cegukannya hilang…hehehe

    kekeke…

  7. wah beneran nih… perlu tahu nih… thanks infonya

    sama2 :)

  8. waah, bermanfaat sekali.. saya yang sedang puasa kebingungan karena cegukan ga slesai2. trus, iseng2 praktekin yang ditulis ama ayahshiva, berhitung ampe 10, manjur tuh! makasih banyak ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 146 other followers

%d bloggers like this: