Assalamu’alaikum Wr..Wb..
sahabat-sahabat yang dirahmati Allah SWT .
Bismillaahirahmanirrohiim.
Saudara-saudaraku yang budiman,
Bulan Rajab adalah bulannya Allah. Mari kita simak ada apa di balik
bulan Rajab itu.
Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda,
“Ketahuilah bahwa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka:
* Barang siapa yang berpuasa satu hari dalam bulan ini dengan ikhlas,
maka pasti ia mendapat keridhaan yang besar dari ALLAH SWT;
* Dan barang siapa berpuasa pada tgl 27 Rajab 1428/Isra Mi’raj
( 11 Agustus 2007 ) akan mendapat pahala seperti 5 tahun
berpuasa;
* Barang siapa yang berpuasa dua hari di bulan Rajab akan mendapat
kemuliaan di sisi ALLAH SWT;
* Barang siapa yang berpuasa tiga hari yaitu pada tgl 1, 2, dan 3
Rajab maka ALLAH akan memberikan pahala
seperti 900 tahun berpuasa dan menyelamatkannya dari bahaya dunia,dan siksa akhirat;* Barang siapa berpuasa lima hari dalam bulan ini, insyaallah permintaannya akan dikabulkan;
* Barang siapa berpuasa tujuh hari dalam bulan ini, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam dan barang siapa berpuasa delapan hari maka akan dibukakan delapan pintu syurga;
* Barang siapa berpuasa lima belas hari dalam bulan ini, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barang siapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”
Sabda Rasulullah SAW lagi :
“Pada malam Mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”
Maka berkata Jibrilb a.s.:
“Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau dibulan Rajab ini”.
Dalam sebuah riwayat Tsauban bercerita :
“Ketika kami berjalan bersama-sama Rasulullah SAW ke sebuah kubur, lalu Rasulullah berhenti dan beliau menangis dengan amat sedih, kemudian beliau berdoa kepada ALLAH SWT. Lalu saya bertanya kepada beliau:”Ya Rasulullah mengapakah engkau menangis?”
Lalu beliau bersabda :”Wahai Tsauban, mereka itu sedang disiksa dalam kubur nya, dan saya berdoa kepada ALLAH, lalu ALLAH meringankan siksa atas mereka”.
Sabda beliau lagi: “Wahai Tsauban, kalaulah sekiranya mereka ini mau berpuasa satu hari dan beribadah satu malam saja di bulan Rajab niscaya mereka tidak akan disiksa di dalam kubur.”
Tsauban bertanya: “Ya Rasulullah,apakah hanya berpuasa satu hari dan
beribadah satu malam dalam bulan Rajab sudah dapat mengelakkan dari siksa kubur?”
Sabda beliau: “Wahai Tsauban, demi ALLAH Zat yang telah mengutus saya
sebagai nabi, tiada seorang muslim lelaki dan perempuan yang berpuasa satu hari dan mengerjakan sholat malam sekali dalam bulan Rajab dengan niat karena ALLAH, kecuali ALLAH mencatatkan baginya seperti
berpuasa satu tahun dan mengerjakan sholat malam satu tahun.”
Sabda beliau lagi: “Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban Adalah bulan aku dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku”. “Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi,keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,Sya’ban dan bulan Ramadhan.
Maka sesungguhnya mereka kenyang, serta tidak akan merasa lapar dan haus bagi mereka.”
Wassalamu’alaikum wr.wb
Nyontek dari : milis FIF
































kalo sekarang udah tanggal berapa di bulan rajab
Emang kedengeran telat sih krn sekarang sdh pertengahan Rajab. Satu setengah bulan lagi Ramadhan bukan?
Di blog-blog atau milist pro-kontra puasa dan amalan Rajab udah jadi menu hangat setiap jelang bulan Rajab. Tinggal googling amalan bulan rajab, sejumlah artikel langsung menggelontor.
Sayangnya sy pribadi byk dapati hadits tentang bid’ah rajab dengan sanad yg lebih lengkap ketimbang sunah rajab yg biasanya hanya tertulis : Hadits Nabi mengatakan …bla-bla-bla tanpa menyebutkan sumber2nya baik sanad maupun kitab dan pengarangnya.
Rasanya disinilah kita bisa mulai mendalami hal-ikhwal tentang amalan di bulan rajab. Nuritaputranti mau kan kasih tambahan asal hadits2 yg ditulis diatas? Apapun kualitas haditsnya (asal bukan maudhu’ krn itu bukan hadits). Setelah itu barulah kita pilah, hadits ini sahih menurut ulama A, tapi didhaifkan oleh ulama Bi dg alasan salah satu perawinya tidak dikenal (dlm pengamatan ulama B) dst. Dan misalnyapun hadist tsb dhaif, maka oleh ulama C, D, E, F, G amalan tsb tetap boleh dilakukan sbg fadhail amal, sedang menurut ulama H, I, J, K, L tidak boleh mengamalkan ibadah yg berasal dr hadits dhaif.
Nah, pembaca tinggal memilih mau ikut yg mana …
iya, sekarang brp Rajab?? telat gak klo puasanya skrng??
10 agts 2007 = 26 rajab 1428 H
gmana y.
ttg puasa rajab hadits ny bnyk, pro dan kontra.
bhkn ada yg blng makruh, namun dilain pihak ada jg yg blng sunah